Operator Berharap Pemerintah Tak Gegabah Tetapkan Biaya Interkoneksi

Share:

Tarif interkoneksi - diposkan

Diposkan.com – Akhir-akhir ini pemerintah tengah mengkaji masalah penetapan tarif interkoneksi yang memang belum menemukan titik terangnya. Untuk mengatasi hal tersebut Komisi I DPR-RI menghadirkan semua perwakilan operator telekomunikasi di Indonesia.

Menurut hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR-RI dengan operator , intisari dari rapat tersebut adalah adanya harapan operator terhadap pemerintah agar tidak gegabah dalam penetapan tarif interkoneksi yang baru.

Dengan adanya pendapat dari operator tersebut, Anggota Komisi I, Effendi MS Simbolon mengungkapkan akan menjadikan hasil rapat tersebut sebagai bahan diskusi yang akan diadakan dengan Menkominfo.

“Kita akan cari win-win solution, jangan dicari solusi yang win banget. Masa gak bangun jaringan agresif ada yang mau win banget,” kata Simbolon yang dikutip dari Selular.Id (27/08/2016).

Baca Juga:   Menkominfo Akan Turunkan Biaya Interkoneksi Seluler

Evita Nursanty, Anggota Komisi I juga memberikan pendapatnya terkait biaya interkoneksi tersebut. Menurutnya, jika tarif interkoneksi dalam penetapannya tidak obyektif, hal tersebut dapat menimbulkan ketidakadilan bagi operator yang memang aktif melakukan pembangunan.

“Ada operator yang bangun segitu saja terus minta hak yang sama. Ini jelas tidak adil,” tegasnya.

Sebagai informasi, Menkominfo Rudiantara menunda keluarnya Peraturan Menteri (PM) tentang penetapan Biaya Interkoneksi per 1 September mendatang karena permintaan Komisi I DPR.

Operator Berharap Pemerintah Tak Gegabah Tetapkan Biaya Interkoneksi | Ari Purwanti | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya