Ivan Haz Terancam Dijemput Paksa oleh Polisi Akibat Kasus Penganiayaan PRT

Share:
Anak mantan Wapres RI Hamzah Haz, Fanny Safriansyah alias Ivan Haz

Anak mantan Wapres RI Hamzah Haz, Fanny Safriansyah alias Ivan Haz

Diposkan.com – Disebabkan Ivan Haz tak bisa menghadiri pemeriksaan pertama dalam kasus penganiayaan terhadap salah satu pegawai rumah tangganya pada Selasa (23/2), Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mempertegas bahwa pihaknya akan melakukan penangkapan apabila tersangka tetap mangkir dari panggilan kedua.

“Senin, panggilan kedua. Kalau tidak datang, kami keluarkan surat perintah membawa alias ditangkap. Ini terkait penganiayaan KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga) sebagai tersangka,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/2) seperti dilansir oleh Beritasatu.com.

Kasus penganiayaan terhadap PRT yang melibatkan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini telah dilakukan pra rekonstruksi. Selain itu, penyidik telah mengirimkan surat ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait pemeriksaan Ivan.

Baca Juga:   PPP Kubu Romahurmuziy  Sayangkan Keputusan Djan Faridz Dukung Ahok

Sebelumnya, kasus yang tercatat dengan nomor polisi LP/3993/IX/2015/PMJ/Ditreskrimum, tertanggal 30 September 2015 lalu telah dilaporkan oleh seorang perempuan berinisial T.

Korban mulai berkerja pada Ian pada bulan Mei 2015 dan bertugas sebagai Baby sitter. Telepon genggam dan kartu identitas korban disimpan oleh Ivan sejak awal korban bekerja.

Apabila korban melakukan sedikit kesalahan, korban langsung mendapatkan penganiayaan mulai dari pemukulan hingga kepalanya dibenturkan ke tembok.

Puncak dari tindak kekerasan yang dilakukan oleh Ivan adalah pada tanggal 29 September 2015. Ivan melakukan pemukulan terhadap korban dengan memukul pipi kanan serta kiri, menendang tangan kanan dan kiri korban serta menendang punggung.

Ivan Haz Terancam Dijemput Paksa oleh Polisi Akibat Kasus Penganiayaan PRT | Metanisa | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya