PHK Merambah Sektor Pertambangan

Share:

phk

Diposkan.com – Adanya penurunan sejumlah komoditas pertambangan berdampak akan adanya potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pekerja sektor pertambangan karena penurunan harga komoditas.

Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM ‎Bambang Gatot Ariyono meminta pengusaha pertambangan untuk melakukan pertimbangan lebih dahulu sebelum melakukan PHK.

“Jelas ada potensi untuk PHK, tapi kan kita mengimbau kan jangan sampai ada PHK, jadisurvive dululah, Profitnya tidak ada, tapi yang penting dijaga itu jangan sampai (ada PHK-red),” kata Bambang, di Jakarta, Rabu (24/2) seperti yang dilansir oleh liputan6.com.

Bambang menambahkan, potensi PHK tersebut disebabkan oleh penurunan harga komoditas tambang seperti batu bara, nikel, timah, sedangkan harga emas dan tembaga masih relatif stabil. ‎Kini beberapa pengusaha pertambangan telah melakukan PHK seperti yang telah dilakukan pengusaha tambang batu bara.

Baca Juga:   Jonan Lemparkan Kontrak Freeport ke Kemenkeu

President Director PT Pesona Khatulistiwa Nusantara, Jeffrey Mulyono men‎gakui, perusahaannya telah memutus hubungan kerja 80 pekerja pada November tahun lalu. Hal tersebut terpaksa dilakukan sebagai langkah efisiensi atas penurunan harga batubara.

Menurut Jeffrey, meski dilakukan PHK ia tetap memberi kompensasi mengembangkan usaha lain seperti pertanian, sehingga masih ada lapangan kerja. Jeffrey juga mengatakan, saat ini perusahaan tidak melakukan ekspor batu bara yang diproduksi. Batu bara hanya dipasok ke dalam negeri sebagai sumber energi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

PHK Merambah Sektor Pertambangan | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya