Sri Mulyani Jaga Laju Inflasi Indonesia Agar Tak Seperti Zimbabwe

Share:

diposkan-sri-mulyani

Diposkan.com – Tingkat inflasi di Indonesia saat ini masih tergolong cukup baik seiring dengan stabilnya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada 2016 saja inflasi di Indonesia hanya 3,02%, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, ingin tingkat inflasi di Indonesia bisa terus terjaga dengan baik. Hal itu dibutuhkan strategi kebijakan fiskal dan moneter yang tepat.

Menurutnya ada beberapa negara di dunia yang telah gagal dalam menerapkan strategi fiskal dan moneter, sehingga menyebabkan tingkat inflasi yang membengkak. Salah satu contohnya Zimbabwe yang terlalu mudah mencetak uang demi menutupi kebutuhan pembangunan.

“Zimbabwe cepat cetak duit. Misalnya butuh duit untuk bangun LRT Rp 12 triliun, dia cetak Rp 12 triliun. Besoknya lagi butuh berapa dicetak lagi. Apa yang terjadi kalau sudah mencetak uang hanya berdasarkan kebutuhan? akhirnya inflasi,” terangnya saat acara Rakernas Kemendag 2017 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (22/2) yang dilansir melalui detik.com.

Dengan strategi fiskal dan moneter tersebut, lanjut Sri Mulyani, laju inflasi di Zimbabwe sangat tinggi. Bahkan inflasinya bisa mencapai 100% per jam.

Baca Juga:   Sikap Pemerintah Tendang JP Morgan Dianggap Baper

“Misalnya di Zimbabwe pagi-pagi harga soto Rp 100, nanti jam dua belas bisa Rp 500, terus pada saat malam Rp 1.000. Karena bukan 3% setahun, tapi 100% per jam. Karena uangnya dicetak banyak, tapi barangnya sama,” imbuhnya.

Sri Mulyani Jaga Laju Inflasi Indonesia Agar Tak Seperti Zimbabwe | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya