Haji Lulung Komentari Mengenai Penggunaan Lahan Base Camp Teman Ahok

Share:

Haji-Lulung-Heran-Lihat-Kesaksian-Ahok-Di-Sidang-Tipikor

Diposkan.com – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat ini bersama pendukungnya atau yang biasa disebut dengan teman Ahok sedang menggalang dukungan untuk majunya calon pertahana tersebut kembali ke kursi DKI 1. Dari semua kegiatan yang dilakukan teman Ahok seperti melakukan verifikasi ktp ataupun kegiatan lain mereka mempunya base camp tersendiri untuk melakukan hal tersebut.

Letak markas teman Aok tersebut berada di Kompleks Graha Pejaten, Jakarta Selatan. Hal ini yang menjadi perdebatan banyak pihak karena markas tersebut berada di atas tanah DKI Jakarta. Hal ini yang membuat pesaing Ahok, Abraham Lunggana atau Haji Lulung angkat bicara, menurutnya teman Ahok seharusnya mencari tempat baru untuk Markasnya.

“Saya kan tidak mau berkelakar lagi dengan masalah-masalahAhok, saya cuma mau mengingatkan sudahlah mereka (TemanAhok) cari tempat yang lain,” Ujarnya.

Baca Juga:   PPP kubu Romi Anggap Enteng Kubu Djan Fairdz

Haji Lulung menambahkan bahwa yang dilakukan Teman Ahok ini merupakan pelanggaran yang bisa diberi sanksi karena sudah menggunakan fasilitas pemerintah dan termasuk dalam gratifikasi.

“Ini memakai fasilitas pemerintah, ada sanksinya itu, termasuk gratifikasi itu. Malu sama rakyat. Katanya mau menghemat, enggak mau buang-buang uang untuk partai tapi menggunakan aset pemerintah,” Lanjutnya.

Lulung juga menjelaskan asal usul tanah yang ditempati oleh teman Ahok tersebut, itu merupakan punya Pemprov DKI yang kemudian dilakukan kerjasama dengan PT Sarana Jaya.

“Iya (lahan) itu punya Pemda (Pemprov) DKI, kompleks DPRD. Kemudian, itu dikerjasamakan dengan PT Sarana Jaya, kalau enggak salah,” Tandasnya.

Haji Lulung Komentari Mengenai Penggunaan Lahan Base Camp Teman Ahok | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya