BRG Siap Restorasi 2 Juta Lahan Gambut Selama 3 Bulan

Share:
Seorang petugas kebakaran memadamkan api pada lahan gambut

Seorang petugas kebakaran memadamkan api pada lahan gambut

Diposkan.com – Badan Restorasi Gambut (BRG) siap melakukan restorasi dua juta lahan gambut selama tiga bulan  ke depan yang merupakan target rencana strategis (renstra) yang dibuat setelah memiliki pejabat inti.

Kepala BRG, Nazir Foead, mengatakan bahwa para deputi yang baru saja dilantik akan segera menyelesaikan rencana strategis dan rencana aksi merestorasi dua juta lahan gambut sesuai yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2016.

Para deputi yang baru dilantik ini akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian dan Lembaga lain yang terkait, Pemerintah Daerah (Pemda), kelompok masyarakat sipil, dan dunia usaha. Padatahap awal pemulihan gambut akan memprioritaskan pada empat kabupaten yang paling tedampak dalam bencana kabut asap pada tahun lalu, antara lain di Meranti (Riau), Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (Sumatera Selatan), dan Pulang Pisau (Kalimantan Tengah).

Pada kesempatan ini, Nazir melengkapi BRG dengan lima pejabat inti yang setara dengan jabatan eselon satu di Kementerian dan Lembaga (K/L) dengan melantik Hartono Prawiratmadja sebagai Sekretaris BRG, Budi Wardhana sebagai Deputi Perencanaan dan Kerjasama, Alue Dohong sebagai Deputi Konstruksi, Operasi, dan Pemeliharaan.

Baca Juga:   BI Prediksi Bunga Kredit Perbankan Kembali Turun

Serta juga melantik Myrna A. Safitri sebagai Deputi Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan, serta Haris Gunawan sebagai Deputi Penelitian dan Pengembangan.

Menurut dia, BRG memilih mereka berdasarkan kompetensi, rekam jejak, integritas, dan kemampuan kerja sama yang berkaitan erat dengan restorasi gambut.

Seperti yang dilansir dari Antara, Nazir mengatakan, BRG sebagai lembaga lintas sektor dan kementerian akan bergantung pada reputasi profesional mereka untuk bermitra dengan Pemerintah, masyarakat sipil, akademisi, lembaga nonpemerintahan, dan pihak swasta yang ada di ranah internasional, nasional, dan lokal.

Kerusakan ekosistem gambut mengancam banyak kehidupan, karena itu ia mengatakan, Presiden mengutamakan upaya pencegahan kebakaran, konservasi biodiversitas, dan penanganan perubahan iklim. Berdasarkan data Kementerian LHK mencatat, Indonesia memiliki kawasan hidrologis gambut seluas lebih dari 26 juta hektare.

BRG menargetkan selama lima tahun mendatang akan menjangkau kabupaten dan provinsi bergambut lainnya sesuai dengan kriteria restorasi.

BRG Siap Restorasi 2 Juta Lahan Gambut Selama 3 Bulan | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya