Kemenperin Minta Toyota Tambah Investasi

Share:

Saleh-Husin (1)

Diposkan.com – Menteri Perindustrian, Saleh Husin meminta Toyota Motor Corporation (TMC) untuk juga ikut dalam investasi di sektor bahan baku dan komponen disamping memperkuat fasilitas perakitan mobil dan mesin dalam kunjungannya ke Nagoya, Jepang, Kamis (18/2).

Selain itu, Saleh Husin juga bertemu dengan Executive Vice President TMC Seiichi Sudo, juga mendesak TMC agar membangun fasilitas penelitian dan pengembangan (research and development/ R&D). Hal ini bertujuan untuk lebih memperkuat struktur industri otomotif Jepang yang ada di Indonesia saat ini. Kemenperin mencatat, merek Toyota di Indonesia menguasai sekitar 31-32 persen pasar domestik.

Jika dibandingkan dengan Thailand yang jumlah penduduknya mencapai 67,2 juta jiwa, telah memproduksi sekitar 2,5 juta unit mobil/ tahun (50 persen untuk pasar domestik dan selebihnya untuk ekspor). Sementara Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 250 Juta orang dengan jumlah penduduk berpenghasilan menengah sebesar 74 juta orang, maka seharusnya sudah mampu memproduksi lebih dari apa yang sudah dicapai saat ini.

Baca Juga:   Total Emisi Obligasi Sepanjang 2016 Capai Rp 102 Triliun

Wakil Presdir Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Warih Andang Tjahjono mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengembangkan studi produksi bio-ethanol dari rumput gajah. Inovasi ini dilakukan Toyota Motor bekerja sama dengan Pertamina dan RNI. Lokasi kebun di Lampung seluas 20 hektar, juga dikembangkan di sekitar lokasi pabrik Toyota di Karawang.

Sementara itu, Dubes Indonesia untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra mengatakan pengembangan bahan bakar bio ethanol dari rumput gajah merupakan inovasi cerdas di saat pengembangan bahan bakar alternatif di dunia bertumpu pada tanaman tebu, sawit, kedelai dan lain-lain.

Kemenperin Minta Toyota Tambah Investasi | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya