Terjadi Lagi, Pelecehan Anak Di Rusunawa Marunda

Share:

062578300_1426130957-20140504022234067

Diposkan.comKasus pelecehan anak kembali terjadi lagi. Setelah 3 orang anak perempuan dilecehkan di Rusunawa Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara beberapa pekan lalu Kali ini terungkap pelecehan ‎serupa pada tujuh orang bocah di bawah umur.

Polsek Cilincing mengamankan Marjan (54) alias Mbah (sebelumnya ditulis bernama Tarzan), penghuni Rusunawa Marunda yang melakukan pelecehan terhadap 7 bocah perempuan di bawah umur pada Rabu (10/2) lalu karena terbukti melakukan perbuatan memegang dan memasukkan tangannya ke kemaluan bocah-bocah tersebut

Kejadian berawal ketika seorang bocah (ERD) korbannya yang mengatai dirinya ‘kakek gila’ di hadapan ibu korban saat ia sedang berjalan di Lantai 5 Rusunawa Marunda Cluster C, Blok C1.

“Ibunya langsung heran dan bertanya kepada anaknya, kenapa ‎anaknya mengatai orang tersebut dengan ucapan tidak sopan, ‎lalu anak tersebut menjelaskan bahwa orang tua itu sering memegang kemaluan dirinya dan teman-temannya dengan jari telunjuk yang dikeluar-masukkan berulangkali ke dalam kemaluannya,” ujar Supriyanto, Selasa (16/2) sore di halaman Markas Polsek Cilincing dilansir dari beritasatu.com.

Setelah mendengar cerita anaknya dan memperagakan apa yang dilakukan pelaku, orang tua ERD, KMH langsung memberitahukan hal tersebut kepada enam orang tua teman-teman dari ERD yang juga menjadi korban pelecehan seksual serta melapor ke pengelola Rusunawa Marunda.

Baca Juga:   Marcellino Lefrandt Banyak Perhatikan Tumbuh Kembang Anak

“Oleh pengurus Rusunawa, anak-anak tersebut bersama orang tuanya datang untuk membuat lapoaran ke kami, dan saat itu anggota buser kami langsung mengamankan pelaku di rusunawa saat hendak bersiap untuk berjualan sebagai PKL Martabak,” tambahnya didampingi pula oleh Danramil Cilincing, Mayor CHB ‎Rusmanto Simbolon.

Setelah diinterogasi pihak kepolisian, akhirnya pelaku mengakui aksi bejatnya tersebut.

“Pelaku melakukan aksinya tidak hanya sekali atau dua kali, tapi sudah melakukan berulang kali sejak bulan Juni 2015 lalu hingga Selasa (9/2) pekan lalu di unit rusun yang ia tinggali di lantai 5 Rusunawa Marunda‎ Blok C1,” lanjutnya.

Pelaku melakukan aksi bejatnya dengan memberi iming – iming berupa uang jajan sebesar Rp 2 ribu kepada korban agar aksinya tidak diberitahukan kepada siapapun.

“Akibat perbuatan pelaku, ketujuh korban mengalami trauma mendalam akibat perbuatan tidak senonoh yang mereka terima dan mengalami luka lecet di kemaluannya,” tandasnya.

Terjadi Lagi, Pelecehan Anak Di Rusunawa Marunda | Ari Purwanti | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya