Luhut Binsar: Tidak Ada Kata Negoisasi Terhadap Terorisme

Share:
Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan

Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan

Diposkan.com – Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah RI dalam menjaga keamanan negara dari serangan teroris.

“Kami tidak ada kata negoisasi terhadap teroris. Kita sudah koordinasikan dengan BIN, TNI dan Polri, jika ada attack, (kita) langsung serbu. Kita tidak akan memberikan waktu kepada mereka untuk melakukan konsolidasi, “ tegas Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat gabungan antara Komisi I dengan Komisi III, Senin (15/2) seperti dilansir oleh Suara Pembaharuan.

Namun, masih terdapat banyak kelemahan pada sistem pertahanan anti teroris ini. Mulai dari kelengkapan persenjataan hingga peraturan yang masih lemah.

Baca Juga:   Sidak Ke Pelabuhan Makassar, Anggota DPD RI Mengaku Kecewa

Oleh karena itu, dalam rapat gabungan yang telah dilaksanakan, anggota Komisi III Taufiqulhadi menyatakan kesepakatannya agar revisi UU Nomor  15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindakan Pidana Terorisme, segera mendapatkan perhatian yang maksimal.

Adapun tiga wacana yang perlu dalam revisi UU Anti Terorisme. Pertama, menambah masa tahanan bagi terorisme untuk memudahkan pihak kepolisian dalam penyelidikan. Kedua, pencabutan passport bagi anggota ISIS di negara-negara konflik. Ketiga, penyelidikan kasus terorisme cukup mendapatkan izin dari hakim pengadilan saja.

 

Luhut Binsar: Tidak Ada Kata Negoisasi Terhadap Terorisme | Metanisa | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya