Kepercayaan Publik, Tergantung Pada Kinerja Menteri

Share:

20151213_035408_harianterbit_20150624_101502_harianterbit_Presiden_Joko_Widodo

Diposkan.com – Guna mengembalikan kepercayaan public, Presiden Joko Widodo diminta melakukan perombakan kabinet (reshuffle).

“Akibatnya, publik tidak percaya terhadap kemampuan para pembantu Jokowi untuk mengembalikan kebangkitan pembangunan,” kata Khalid di Jakarta, Senin (15/2/2016) dilansir dari okezone.com.

Menurut Sekjen Perhimpunan Kedaulatan Rakyat (PKR), Khalid Zabidi mengatakan bahwa kepercayaan public terhadap pemerintahan Jokowi sudah kian jeblok dan menyebabkan ekonomi rakyat yang semakin memburuk.

Khalid juga menambahkan bahwa pemerintahan tidak berjalan semestinya banyak menteri yang berjalan sendiri-sendiri.

Baca Juga:   Tanggapan JK Terkait DPD, Perubahan Bukan Pembubaran

“Agenda pemerintah berjalan sendiri-sendiri, tidak terjadi sinergisitas antar kementerian, malah yang ada adalah berbagai kegaduhan,” tukasnya.

Khalid berharap kepada presiden Jokowi agar memilih orang yang memiliki kapasitas pada bidang yang ditempatkan di kursi menteri, sehingga mampu mengembalikan kepercayaan public.

Menurut , Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengatakan, rencana perombakan kabinet kerja yang kedua sudah muncul sejak November 2015 lalu. Namun, hingga kini perombakan itu baru sebatas wacana yang urung terlaksana.

Kepercayaan Publik, Tergantung Pada Kinerja Menteri | Ari Purwanti | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya