Soal Perampokan Pegawai Telkom, Ini Hukuman Untuk Metromini

Share:
Soal Perampokan Pegawai Telkom, Ini Hukuman Untuk Metromini

Soal Perampokan Pegawai Telkom, Ini Hukuman Untuk Metromini

Diposkan.Com – Kelayakan dan juga keamanan angkutan umum Metromini kembali menjadi sorotan publik setelah seorang pegawai Telkom tewas, dan di duga karena di rampok di dalam bus metromini.

Terkait dalam hal ini, Andri Yansyah, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jkarta mengatakan bahwa seharusnya metromini ini bergabung dengan manajemen Trans Jakarta, tujuannya agar hal yang sama tidak terjadi lagi. Tak hanya itu saja, kelayakan bus dan juga pengawasan pun menjadi lebih mudah untuk di lakukan.

“Solusinya memang dia harus bergabung dengan kita, namun jika dia mau ikut bergabung juga enggak bisa sampai kapanpun, ini karena kepemilikannya satu orang punya satu, 1 orang punya 2,” ucap Andri di Balai Kota, Jakarta pada Hari Senin 15 Februari 2016.

Baca Juga:   Jasad Bocah Penganiayaan di Sorong Diarak Massa Dengan Rusuh

Karena tidak kunjung bersatu, pihaknya pun tidak bisa menunggu metromini untuk bergabung. Solusi jangka pendek, Pemerintah Daerah DKI Jakarta akan menempelkan trayek bus bantuan Kemenhub dengan trayek metromini. Tak Cuma itu, tetapi penertiban metromini pun harus terus dilakukan.

“Saya sudah meminta mereka bersatu, kita sudah meminta agar mereka mengirimkan supirnya untuk kita latih, namun sampai sekarang tidak di kirim, ya kita tinggal,”tambah beliau lagi.

“Kalau perampokan ini bukan masalah metromini, masalah perampokannya sudah pasti akan ditangani oleh Polda, jika terkait masalah kelayakan, tidak ada urusan mau ada perampokan ataupun tidak, kita terus tertibkan,”katanya.

Soal Perampokan Pegawai Telkom, Ini Hukuman Untuk Metromini | Riko Yudiansa | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya