OJK Siap Berantas Investasi Bodong

Share:
Ilustrasi via emanggitu.com

Ilustrasi via emanggitu.com

Diposkan.com – Investasi bodong yang kian marak terjadi akhir-akhir ini membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan bertindak. Walaupun OJK akan mengalami kesulitan dalam memberantas investasi bodong karena mereka belum memiliki aturan.

Salah sati contoh investasi bodong yang meresahkan adalah (Mavrodi Mondial Moneybox). Investasi ini menawarkan keuntungan 30 persen tiap bulan pada anggotanya dengan sistem Manusia Membantu Manusia. Walaupun belum ada laporan kerugian dari konsumen, OJK telah mencoba memblokir situs ini, namun sekarang muncul lagi.

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, Agus Sugiarto mengatakan, agar dapat memberantas investasi bodong dapat dilakukan dengan cara memberi edukasi dan memperkenalkan layanan perbankan ke masyarakat daerah. Menurut Agus, sebanyak 59 persen masyarakat Indonesia belum memiliki pengetahuan masalah keuangan sehingga masyarakat kita berpotensi menjadi korban investasi bodong ini.

“Literasi dan edukasi keuangan dalam rangka menciptakan inklusi keuangan bisa mencegah investasi bodong seperti MMM itu. Kita beri edukasi ke masyarakat, kita jelaskan apa itu tabungan, deposito dan mereka tahu manfaat produk,” ucap Agus di Cirebon, Minggu (13/2) seperti yang dilansir oleh merdeka.com.

Sehingga dalam memberi pemahaman dan memperdalam akses keuangan pada masyarakat desa, OJK secara resmi telah meluncurkan program Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusi) pada 26 Maret 2015. Pelaksaan program ini diawali empat bank yaitu BRI, Bank Mandiri, BTPN dan BCA.

Baca Juga:   Bank Mandiri Terbitkan Obligasi Rp 14 Triliun Hingga 2018

Laku Pandai menyediakan produk-produk keuangan yang sederhana, mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang belum terjangkau layanan keuangan saat ini. Laku Pandai memenuhi kebutuhan masyarakat untuk menyimpan dan memanfaatkan uang yang dimilikinya dengan lebih murah, aman dan cepat. Nasabah yang menabung secara berkala dan dinilai baik oleh bank bisa mengajukan kredit atau pembiayaan mikro.

Laku Pandai saat ini telah didukung oleh 24.865 agen yang telah behasil menjaring 1.094.362 nasabah serta mengumpukan dana pihak ketiga (DPK) 41,3 miliar. Agen ini adalah masyarakat yang dididik oleh OJK untuk menjaring nasabah dari desa atau daerahnya. Selain itu, OJK juga membekali para agen pemahaman soal keuangan untuk disampaikan kepada masyarakat yang ingin menyimpan uang di bank dengan sistem mudah atau basic saving account (BSA).  Melalui BSA, nasabah hanya perlu menyediakan KTP dan hape sehingga bisa terdaftar jadi nasabah. Melalui BSA  nasabah bisa menabung dengan nominal Rp 2.000.

OJK Siap Berantas Investasi Bodong | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya