Sri Mulyani Siap Selidiki Proyek e-KTP

Share:

diposkan-srimulyani

Diposkan.com – Menanggapi kasus korupsi proyek KTP elektronik atau e-KTP yang  merugikan negara Rp 2,3 triliun. Menteri Keuangan Sri Mulyani telah memerintahkan jajarannya untuk menelusuri seluk-beluk penganggaran proyek yang sudah direncanakan sejak 2010 itu.

“Saya sudah minta kepada Irjen (Inspektorat Jenderal) dan Direktorat Jenderal Anggaran (Kementerian Keuangan) untuk melihat semua aspek yang berkaitan dengan pemberitaan mengenai e-KTP,” ujarnya di Jakarta, Senin (13/3) yang dilansir melalui Kompas.com.

Permintaan penelusuran proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun itu mencakup awal proyek multiyear-nya, proses penganggaran hingga pengalokasian anggaran. Seperti diketahui, proses pengangguran proyek di dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) selalu melibatkan Kemenkeu.

Baca Juga:   Garuda Tambah Rute Perjalanan ke Eropa

Meski begitu, mantan Direktur Pelaksana World Bank itu mengatakan, kuasa pengguna anggaran proyek e-KTP adalah Kemendagri sebab proyek tesebut merupakan proyek Kemendagri. Meskipun begitu dirinya mengakui pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan pada periode 7 Desember 2005  dan resmi mengundurkan diri pada 20 Mei 2010.

Sejak 1 Juni 2010, ia memutuskan untuk berkarier di  World Bank sebagai Direktur Pelaksana. Sementara pembahasan awal proyek e-KTP dimulai pada Juli-Agustus 2010 dan masuk ke dalam APBN 2011. Sehingga ia tak terlibat dalam pembahasan proyek tersebut.

Sri Mulyani Siap Selidiki Proyek e-KTP | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya