Permendagri Hebohkan KTP untuk Anak dalam bentuk KIA

Share:
Permendagri Hebohkan KTP untuk Anak dalam bentuk KIA

Permendagri Hebohkan KTP untuk Anak dalam bentuk KIA

 

Rambe Kamarulzaman sebagai Ketua Komisi II DPR, menghimbau kepada pemerintahan agar segera mengurus masalah tentang pemberlakuan e-KTP bagi anak. Daripada mesti membuat kebijakan baru mengenai peraturan nomor 2 tahun 2006 yang berisi tentang kewajiban anak untuk memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dalam bentuk Kartu Identitas Anak (KIA) yang akan ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

Pada kamis 11 Februari 2016 saat pertemuannya di Gedung DPR Jakarta Rambe berkata “Belum keseluruhan masyarakat yang berhak mempunyai KTP, dalam menyelesikan masalah tentang KTP anak, kami belum mendalaminya, jadi jangan timbulkan masalah yang baru,”

Baca Juga:   Pengacara Jessica Kurmala Wongso Ternyata Tersangka!

Adminitrasi Kependudukan peraturan dalam kepemilikan KTP bagi warga Negara tercantum dalam Undang-undang nomor 23 tahun 2013. Kebijakan telah ada dan telah ditetapkan. Jadi Mendagri tingga berusaha menjalankannya tanpa mesti membuat kebijakan yang baru. Yang wajib menerima KTP itu adalah anak yang telah berusia 17 tahun ke atas atau yang sudah menikah”. Tegas Rambe.

Politikus asal partai Golkar tersebut juga mengatakan bahwa anak-anak tidak perlu memiliki KTP, karena ia cukup dicantumkan dalam Kartu Keluarga (KK) dan akte kelahiran.

KTP untuk anak ! digunakan untuk apa ? dalam tuturnya “Minggu depan kami akan mengundang Mendagri agar dapat hadir, dalam membahas tetntang pembuatan KTP dalam bentuk KIA”

Permendagri Hebohkan KTP untuk Anak dalam bentuk KIA | Riko Yudiansa | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya