Menkeu : Tax Amnesty Selesaikan Banyak Masalah

Share:

menkeu-bambang

Diposkan.com- Isu pengampunan pajak atau tax amnesty kini tengah merampungkan draf final Rancangan Undang-Undang (RUU) pengampunan pajak atau tax amnesty. Hal ini dikatakan Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro, selain itu menurutnya pengampunan pajak atau tax amnesty memiliki berdampak baik bagi perekonomian Indonesia, meski pada awalnya dinilai tidak adil terhadap wajib pajak yang taat pajak.

Bambang menilai, jika tax amnesty diterapkan, maka penerimaan negara 2016 dipastikan naik. Basis pajak tahun berikutnya akan menjadi lebih besar dan berdampak pada perbaikan rasio pajak (tax ratio) yang saat ini masih rendah.

Tax amnesty juga agenda yang lebih besar karena kita ingin adanya repatriasi dari uang (orang) Indonesia di luar negeri, kalau ada capital inflow (arus uang masuk ke dalam negeri) dalam jumlah besar maka pasti perekonomian pasti membaik,” kata Bambang di kantornya, Kamis (11/2) seperti yang dilansir oleh republika.co.id.

Hingga saat ini menurt Bambang, anomali terjadi pada likuiditas di Indonesia. Di mana saat ini,  loan to deposit ratio (LDR) di perbankan sudah mencapai 90 persen tapi Loan to GDP Ratio hanya 30 persen. Angka ini lebih kecil dibandingkan Singapura mencapai 120 persen.

Baca Juga:   Menhub Budi Karya Sumadi Akan Gandeng Swasta untuk Investasi

Selain itu penerapan tax amnesty bisa meningkat likuiditas dalam negeri. Sehingga, pertumbuhan kredit dan ekonomi bisa membaik. Selain itu private sektor dianggap akan lebih mudah untuk investasi. Sementara itu, capital inflow yang terjadi karena penerapantax amnesty juga bisa memperbaiki nilai tukar rupiah. Hal ini dkarenakan uang yang masuk pasti dalam bentuk mata uang negara lain seperti dolar, yen atau bahkan renmimbi. Ia mengatakan jika ada permintaan dolar di domestik, maka bisa mengurangi gejolak rupiah.

Bambang kembali mendorong agar kebijakan ini dapat direalisasikan karena tax amnesty  dapat mendorong investasi. Terutama investasi asing yang banyak berasal dari Singapura. Padahal investor yang berada disana adalah orang Indonesia. Jika tax amnesty ini berhasil  maka bisa menyelesaikan banyak masalah. Namun dirinya menolak anggapan bahwa kebijakan ini hanya demi mengampuni wajib pajak yang nakal dan mengabaikan yang taat membayar pajak.

Menkeu : Tax Amnesty Selesaikan Banyak Masalah | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya