PRT Nekat Turun Dari Lantai 3 Lantaran Dianiaya Majikan Bertahun – Tahun

Share:

1139039photostudio-1454992675391780x390

Diposkan.com – Sri Siti Marni alias Ani (20), seorang pembantu rumah tangga (PRT) melaporkan majikannya atas kasus penganiayaan yang dilakukan terhadap dirinya, Selasa (9/2/2016).

Ani yang bertubuh kecil tersebut terlihat takut dan trauma ketika melaporkan kejadian yang sudah menimpa dirinya bertahun-tahun itu.

“Kamu jangan takut, sekarang kamu sudah di kantor polisi,” kata seorang petugas berusaha menenangkan Sri  dilansir dari Kompas.com.

Peristiwa berawal ketika Ani berusaha melarikan diri dari rumah majikannya, yang diketahui bernama Meta Hasan Mudalifah (40) dengan kondisi penuh luka di tubuhnya dari lantai tiga menggunakan kabel AC dan antenna melewati rumah tetangga. Ani bisa sampai di Pos Polisi terdekat berkat bantuan warga sebelum akhirnya membuat laporan ke Polsek Matraman.

Pada laporannya Ani mengaku disiksa majikannya sehingga mengakibatkan badannya penuh luka yang diakibatkan pukulan benda tumpul dan juga bekas setrikaan. Perempuan asal Bogor tersebut juga mengaku pernah disiram air panas oleh majikannya di bagian dada serta dipukul benda tumpul di telinga hingga gendang telingannya pecah.

Ani mengaku sudah dianiaya sejak tahun 2009. Dia juga mengatakan seorang pembantu lain yang bernama Ari (21) juga ikut menganiaya dirinya.

Baca Juga:   Polisi Dikeroyok, Pelaku dalam Proses Pengejaran

“Menurut keterangan korban tindakan tersebut sudah sering dilakukan oleh majikannya sejak tahun 2009,” ujar Husaimah.

Setelah mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian dengan menggunakan 2 mobil menuju Lokasi kejadian di Jalan Moncokerto III, RT 14 RW 12, Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur.

Menurut keterangan warga yang tinggal di sekitar Meta, mereka sudah sering mendengar teriakan kesakitan dan minta tolong, namun ketika warga berusaha membuktikannya, pihak rumah hanya mengaku kalau itu teriakan nenek mereka.

“RT-nya pernah dipanggil mau digebukin. Mau dituntut kita. Penganiayaannya udah sering,” ujar Sugiarti, salah satu warga.

Berdasarkan keterangan korban, otak penganiayaan adalah majikan korban.

“Otak (penganiayaan)-nya majikan korban yang namanya MHM, umurnya sekitar 40 tahunan,” ujar Suyoto, Kapolsek Matraman, Selasa (9/2/2016).

Untuk saat ini korban masih menjalani perawatan dan visum di rumah sakit Polri. Untuk pelaku yang diduga salah satu PRT bernama Ari sudah ditangkap, sedangkan majikan Ani masih dalam pencarian.

PRT Nekat Turun Dari Lantai 3 Lantaran Dianiaya Majikan Bertahun – Tahun | Ari Purwanti | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya