Seleksi Dewan Komisioner OJK Masuk Tahap Kedua

Share:

diposkan-ojk2

Diposkan.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengumumkan calon anggota Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022 yang lolos seleksi tahap pertama. Sebanyak 107 calon anggota DK OJK lolos untuk mengikuti tahapan berikutnya salah satunya Muliaman Hadad yang menjabat Ketua DK OJK saat ini.

Tak hanya Muliaman, rupanya juga ada Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank II yakni, Dumoly Freddy Pardede, Firdaus Djaelani selaku Kepala Pengawas Industri Keuangan Non Bank, Irwan Lubis selaku Deputi Komisioner Pengawas Perbankan, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Nelson Tambupolon, dan Nurhaida selaku Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal.

Selain dari petinggi OJK, tahap pertama ini juga diisi oleh dua nama petinggi Bursa Efek Indonesia (BEI). Dua nama tersebut yakni, Direktur Utama BEI Tito Sulistio dan Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat. Dari kalangan politikus juga ada nama Ketua Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng dan anggota Komisi XI DPR Andreas Eddy.

Sebelumnya, Sri Mulyani menyatakan, panitia seleksi DK OJK akan melakukan seleksi yang ketat dari tahap administrasi, riwayat hidup, kompetensi yang mampu disampaikan, tes kesehatan, psikologi, dan wawancara. Pansel OJK akan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan dalam proses seleksi DK OJK.

Baca Juga:   Skema KPBU Jamin Proyek Jalan Tol

Adapun, semua calon yang lolos tahap pertama ini secara otomatis akan mengikuti seleksi tahap II. Di mana dalam tahap II, panitia seleksi akan menilai dari sisi penilaian masukan dari masyarakat, rekam jejak, dan makalah. Sehingga Sri Mulyani meminta masyarakat ikut berpartisipasi untuk memberikan masukan terkait perilaku calon DK OJK yang lolos tahap pertama ini.

Pihak panitia seleksi akan menerima masukan tersebut melalui email seleksi-dkojk@kemenkeu.go.id sejak hari ini hingga 24 Februari mendatang dan akan diumumkan pada 25 Februari mendatang.

“Panitia seleksi menjamin kerahasiaan identitas masyarakat serta masukan dan informasi yang diberikan. Panitia seleksi tidak melakukan korespondensi atas masukan dan informasi yang diterima,” ungkap Sri Mulyani, dikutip Rabu (8/2) melalui cnnindonesia.com.

Seleksi Dewan Komisioner OJK Masuk Tahap Kedua | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya