Nilai Tukar Rupiah Melemah Jika Suku Bunga The Fed Naik

Share:

diposkan-nilai-tukar-rupiah

Diposkan.com – Dunia kini sedang menanti perkembangan ekonomi di Amerika Serikat, khususnya terkait pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang dilakukan bank sentral Federal Reserve pada 14 dan 15 Maret 2017.

The Fed diprediksi bakal menaikkan suku bunga acuan Fed Fund Rate (FFR). FFR sudah diprediksi, akan tetapi pelaku pasar masih mencemaskan terkait besaran kenaikannya.

Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Anton Gunawan menyatakan, jika kenaikan FFR cukup tinggi, hal ini menjadi sentimen negatif bagi nilai tukar rupiah. Bahkan, nilai tukar rupiah bisa menyentuh level Rp 13.800 per dolar AS.

Penurunan nilai tukar rupiah akan terjadi penurunan apabila The Fed menaikkan FFR hingga lebih dari 2 persen. Anton mengatakan, sebenarnya selisih antara BI 7 days Repo Rate dengan FFR masih cukup longgar jika kenaikan yang terjadi sesuai prediksi, yakni 325 basis poin (bps).

“BI 7 days Repo Rate 4,75 persen, Fed rate kalau naik ke 1,5 persen masih ada sekitar 325 bps, harusnya masih relatif oke. Kecuali naiknya 2 persen atau ke atas juga diikuti kenaikan US treasury (imbal hasil obligasi pemerintah AS) ke 3 persen, sekarang 2,4 persen akan bisa tekan rupiah. Kalau kejadiannya begitu akan naik ke Rp 13.800 per dollar AS,” ujar Anton pada acara media briefing di Jakarta, Senin (6/3) yang dilansir dari Kompas.com.

Namun Anton berpandangan kenaikan bunga Fed Fund Rate hingga di atas 2 persen cukup kecil. Presiden AS Donald Trump dinilai tidak akan mengeluarkan kebijakan yang agresif, sebab akan mengganggu perekonomian negaranya.

 Anton memandang The Fed sepertinya akan menaikan suku bunganya sebanyak dua kali, hingga maksimum sebanyak dua kali.

“Masih dalam jangkauan, efek capital outflow (arus modal keluar) tidak banyak. Asia dan ASEAN yang jelas masih ada arus capital inflow (arus modal masuk), Asia masih jadi satu tempat sasaran capital inflow dunia,” ujarnya.

Nilai Tukar Rupiah Melemah Jika Suku Bunga The Fed Naik | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya