Menhan : Tentara Sudah Siap Bebaskan WNI Yang Ditawan Di Filiipina

Share:

tiga-alasan-tni-tak-bisa-jadi-penyidik-kpk-l9tuDEoo2V

Diposkan.com – Setelah terjadinya peristiwa penculikan terhadap 10 WNI yang diduga diculik oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Pemerintah angkat bicara mengenai kasus ini, melalui Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu pihak pemerintah menyatakan sudah siap untuk melakukan pembebasan terhadap 10 WNI yang ditawan tersebut.

Menurut mantan KSAD tersebut Tentara Indonesia sidah siap untuk melakukan pembebasan terhadap WNI, namun memang semuanya masih menunggu dari pihak Filipina. Karena memang menurut Ryamizad jika memang Filipina membutuhkan bantuan dan tidak mau ikut campur terkait pembebasan ini baru ditangani oleh Indonesia.

“Tentara kita sudah siap, tinggal tergantung sana karena rumah orang. Kalau dia (Filipina) bilang siap, kita nonton saja. Kalau dia minta bantuan kita tangani,” Tambahnya,

Baca Juga:   Rio Dewanto Tunjukkan Prestasi TNI di Film I Leave My Heart in Lebanon

Dirinya juga menambahkan bahwa Indonesia tidak akan memaksa masuk untuk membebaskan sandera tersebut karena memang hal tersebut bisa berbuntut panjang jika memang Indonesia tetap memaksa masuk ke Filipina.

“Kalau enggak boleh masuk jangan maksa-maksa. Kalau mereka siap menyelesaikan kita tunggu saja, (kalau) dia perlu bantuan kita masuk. Jangan nyelonong nanti urusan panjang lagi,” Ujarnya.

Namun dalam pernyataannya tersebut, Ryamizard Ryacudu berharap dalam operasi pembebasan ini Indonesia tidak membebaskan semua WNI tersebut menggunakan uang sebagai syaratnya.

Diketahui Warga Negara Indonesia yang menjadi Awak Buah Kapal Brahma II tersebut diketahui sudah disandera sejak Sabtu (26/2).

Menhan : Tentara Sudah Siap Bebaskan WNI Yang Ditawan Di Filiipina | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya