BPJS-TK Fasilitasi Pekerja Ingin Punya Rumah

Share:

diposkan-bpjs-ketenagakerjaan

Diposkan.com – Program BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK) siap memfasilitasi memiliki rumah bagi peserta BPJS-TK melalui program Perumahan Pekerja Kerja Sama Bank (PPKSB). Peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) yang lebih ringan.

Program yang terselenggara antara BPJS-TK dan dan PT Bank Tabungan Negara Tbk ini baru bisa digunakan pada tahun 2017. Direktur Pengembangan Investasi BPJS-TK Khrisna Syarif mengatakan, dalam penandatangan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Dalam Rangka Sinergi BUMN dengan BTN pada Kamis (26/12).

Saat ini, seperti dikutip  dari www.bpjsketenagakerjaan.go.id,seluruh aturan dan pelaksanaan program tersebut sedang digodok bersama perbankan dan kementerian terkait. Diharapkan, bunga pinjaman tersebut bisa lebih rendah dari bunga KPR komersial yang ada di pasaran saat ini.

Sebenarnya, program pemberian kredit perumahan ini sudah ada saat diberlakukan Jamsostek, yaitu Pemberian Uang Muka Perumahan (PUMP). Namun, PUMP terhenti sejak Jamsostek berubah jadi BPJS-TK, pihaknya siap kembali memberlakukan program tersebut dengan skema yang berbeda.

Baca Juga:   BPS Ingatkan Pemerintah Kembangkan Industri Jangka Panjang

Bila tertarik menggunakan fasilitas ini, ketahui dulu syarat-syarat yang mesti disiapkan, yaitu:

1. Harga rumah maksimal Rp 500 juta.

2. Terdaftar menjadi peserta aktif selama minimal satu tahun.

3. Rumah yang diajukan merupakan rumah pertama peserta.

4. Apabila pasangan suami dan istri merupakan peserta BPJS-TK, maka hanya satu pihak yang dapat mengajukan KPR.

5. Jangka waktu maksimal kredit untuk pemilikan rumah dapat dilakukan sampai 20 tahun.

6. Jangka waktu pinjaman uang muka perumahan mengacu pada jangka waktu yang ditetapkan BTN dengan batas maksimal 15 tahun.

7. Perhitungan suku bunga yang berlaku mengacu pada ketentuan yang ditetapkan sesuai dengan BI Rate dan perhitungan dari BTN.

8. Khusus untuk pengajuan kredit pemilikan rumah nonsubsidi dan pinjaman uang muka, peserta atau debitur dikenakan suku bunga sesuai BI Rate ditambah 3% per tahun dengan sistem anuitas tahunan sesuai perhitungan Bank BTN.

BPJS-TK Fasilitasi Pekerja Ingin Punya Rumah | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya