Arab dan Kuwait Tambah Produksi, Harga Minyak Dunia Kembali Merosot

Share:

Minyak Turun

Diposkan.com – Harga minyak dunia kembali turun 3 persen pada perdagangan Selasa (Rabu pagi) setelah sebelumnya mengalami reli selama dua bulan. Penurunan harga minyak disebabkan investor mulai fokus ke harga minyak sebagai penggerak bursa, seiring naiknya produksi Kuwaitdan Arab Saudi.

Faktor lainnya yang membuat harga minyak kembali turun seiring pernyataan pimpinan Federal Reserve Janet Yellen yang menyatakan bahwa investor melihat outlook suku bunga di Amerika Serikat (AS) terlihat dovish.

Perdagangan berjangka brent LCOc1 ditutup turun 1,13 dollar AS pada level 39,14 dollar AS per barel, sementara crude CLc1 ditutup turun 1,11 dollar AS ke level 38,28 dollar AS per barel.

Harga minyak turun juga dipengaruhi setelah industri American Petroleum Institute menyatakan ada kenaikan 2,9 juta barel untuk stok minyak mentah pekan lalu, sementara sebelumnya analis memperkirakan akan ada stok sebanyak 3,3 juta barel.

Baca Juga:   Nasabah BTPN Wow! Bisa Akses Program LAKU PANDAI

Keputusan Kuwait dan Arab Saudi untuk mengatur ulang produksi minyaknya, menghasilkan kesepakatan penghentian produksi di sumur minyak bersama mereka di Khafji, yang merupakan wilayah perbatasan dua negara, yang berkapasitas 300.000 barel per hari. Hal ini mendorong penjualan minyak oleh trader.

“Kapasitas lapangan di zona netral tersebut melebihi produksi minyak di Ekuador. Jika mereka menahan produksi, harga minyak tidak akan berada di level yang sama di Januari,” kata salah satu trader seperti yang dilansir dari tribunnews.com.

Arab dan Kuwait Tambah Produksi, Harga Minyak Dunia Kembali Merosot | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya