PT Angkasa Pura II Targetkan Jadi Perusahaan Kelas Dunia

Share:

diposkan-bandara

Diposkan.com – PT Angkasa Pura II tengah bertransformasi untuk menjadi perusahaan kelas dunia yang mengoperasikan bandara kelas dunia. Salah satunya yang bakal digenjot adalah kontribusi pendapatan terbesar bukan lagi berasal dari bisnis aeronautika, namun nonaeronautika.

Fokus AP II ke depan adalah meningkatkan pendapatan dari bisnis nonaeronautika, sehingga dapat berkontribusi 50 persen terhadap total pendapatan perseroan,” kata Presiden Direktur PT AP II, Muhammad Awaluddin, dalam keterangan tertulisnya, Senin 30 Januari 2017.

Dirinya menargekan akan tercapai pada 2018, sehingga pada tahun itu juga bandara-bandara AP II dapat disejajarkan dengan bandara berkelas dunia lainnya. Pada 2016, AP II juga berhasil mendirikan dua anak usaha baru yakni PT Angkasa Pura Propertindo dan PT Angkasa Pura Kargo, guna meningkatkan kontribusi pendapatan dari bisnis nonaeronautika.

Dua anak usaha baru ini melengkapi anak usaha yang sebelumnya sudah beroperasi yaitu PT Angkasa Pura Solusi. Sehingga dengan adanya dua anak usaha baru ini sejalan dengan tengah dilakukannya penataan pada corporate level strategy dan business level strategy, serta bagian dari implementasi penerapan program “Triple-GB” yang membuat AP II menjadi Getting Bigger, Getting Broader, dan Getting Better.

“Saat ini, kontribusi pendapatan dari bisnis aeronautika masih lebih besar daripada bisnis nonaeronautika. Melalui pembentukan Angkasa Pura Propertindo dan Angkasa Pura Kargo,” tutur Awaluddin.

Baca Juga:   IHSG Menguat Saat Aksi 411, Pekan Ini Diprediksi Menguat

Ia menambahkan, ketiga anak usaha yang dimiliki oleh AP II diperkirakan dapat meraih pendapatan hingga Rp 1,14 triliun pada 2017 atau kurang lebih 13 persen dari pendapatan AP II, yang berasal dari APS sebesar Rp 667 miliar, lalu APK Rp 443 miliar, dan APP senilai Rp 38,7 miliar.

Saat ini, pada 2017, ketiga anak usaha tersebut tengah melakukan berbagai persiapan untuk menjalankan rencana bisnis. APP akan memulai bisnis perhotelan di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu, kemudian APK mengembangkan cargo village dan pengelolaan pergudangan di Bandara Soekarno-Hatta, dan APS mulai fokus pada bisnis information communication and technology.

PT AP II 2016 kembali mencatat kinerja positif dengan membukukan peningkatan pendapatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Total pendapatan yang diraih mencapai Rp6,65 triliun atau meningkat sekitar 18 persen dibandingkan dengan 2015 sebesar Rp5,64 triliun.

Pendapatan pada Januari-Desember 2016 sebesar Rp4,03 triliun berasal dari bisnis aeronautika seperti Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U), biaya pendaratan pesawat, dan pemakaian garbarata. Sementara itu, bisnis nonaeronautika seperti konsesi, sewa ruang, reklame, serta bisnis kargo dan sebagainya pada periode yang sama mencetak pendapatan Rp2,62 triliun.

PT Angkasa Pura II Targetkan Jadi Perusahaan Kelas Dunia | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya