Ancaman Jemput Paksa Dilayangkan Pada La Nyalla, Jika Mangkir Ketiga Kalinya

Share:

La-Nyalla-Mattalitt-Edit

Diposkan.comKasus yang menjerat Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattaliti atas dugaan korupsi yang dilakukannya pada saat menjabat ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Provinsi Jawa Timur (Kadin Jatim) periode tahun 2010-2014 yang diduga melakukan korupsi terhadap dana hibah dari Pemprov Jawa Timur. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur akan melakukan pemanggilan untuk ketiga kalinya untuk Ketua Umum PSSI aktif tersebut.

Namun sepertinya pihak La Nyalla tidak akan hadir dalam pemanggilan tersebut, seperti yang diungkapkan oleh kuasa hukumnya bahwa kliennya akan melakukan penundaan pemeriksaan terkait dengan pengajuan permohonanan Praperadilan di Pengadilan Negeri Surabaya.

“Kami tetap sebagaimana isi surat pertama, kedua dan surat ketiga yang kami serahkan hari Senin ini, yakni permohonan penundaan pemeriksaan, karena klien kami sedang melakukan permohonan Praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Kalau Kejati sudah melakukan upaya paksa, baru kita juga melakukan upaya hukumnya,” Ujar kuasa hukum La Nyalla, Ahmad Riyadh.

Baca Juga:   Cak Imin : Pimpinan F-PKB Yang Baru Harus Lebih Cerdas, Kreatif dan Solutif

Namun Kasi Penyidikan Pidsus Kejatim Jatim Dandeni Herdiana berpendapat lain, jika pada Senin (28/3) La Nyalla tetap mangkir untuk dilakukan pemeriksaan maka artinya La Nyalla akan dilakukan jemput paksa untuk melakukan pemeriksaan.

“Kita lihat dulu hari ini, kan Senin itu terhitung mulai pukul 00.01 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB,” Ucapnya.

Namun pihaknya tetap menghargai proses yang akan ditempuh oleh La Nyalla berupa praperadilan namun dirinya juga mengingatkan La Nyalla juga harus menghargai proses yang berlangsung.

“Kita sama-sama saling menghargai, dan itu artinya sama-sama menjunjung tinggi keadilan,”  Tambahnya.

Ancaman Jemput Paksa Dilayangkan Pada La Nyalla, Jika Mangkir Ketiga Kalinya | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya