Muktamar Bulan April Diharapkan Bisa Menyelesaikan Kemelut PPP

Share:

bachtiar-chamsyah-khawatir-ppp-tak-lagi-lolos-ke-dpr

Diposkan.com – Kemelut yang terkadi pada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hampir sampai titik akhir, karena akan diadakan Muktamar Islah yang akan dilakukan pada bulan April. Meskipun masih banyak masalah yang ada jelang Muktamar Islah ini namun diharapkan dengan adanya Muktamar Islah ini bisa mempersatukan PPP kembali.

Politisi Senior PPP Bachtiar Chamsyah berharap pada nanti bulan April, terdapat tokoh senior  yang membuka Muktamar Islah tersebut, seperti Presiden Joko Widodo. Menurut Bachtiar Chamsyah sepertinya Presiden Joko WIdodo bersedia untuk membuka Muktamar tersebut.

“Kami berharap bagaimana Pak Presiden bisa membuka muktamar itu. Kemungkinan beliau bersedia, hanya soal waktu,” Tandasnya.

Djan Faridz adalah bagian salah satu kubu yang ada di perpecahan PPP, dengan ketidak hadiran yang sering dilakukan oleh Dzan Faridz pada waktu acara Islah hendaknya tidak akan mempengaruhi proses Islah tersebut.

Baca Juga:   PPP Yakin Bisa Tembus Tiga Besar Saat Pemilu Pada Tahun 2019

“Djan Faridz adalah bagian daripada persoalan ini. Jadi ketidakhadiran dia tidak membuat muktamar tidak bisa dilangsungkan,” Lanjutnya.

Bachtiar Chamsyah menuturkan hanya tinggal segelintir orang saha yang menolak dengan adanya Muktamar Islah ini termasuk Dzan Faridz.

“Mereka mau muktamar. Yang tak mau hanya Pak Djan Faridz. Hanya tinggal beberapa orang,” Ucapnya.

Bachtiar Chamsyah memberi saran agar sengketa ini bisa diselesaikan dengan baik – baik dan dilakukan koordinasi antar anggota.

“Sengketa yang berdasarkan politik kepentingan selamanya akan muncul tapi hendaklah didasari keinginan masing-masing individu yang punya kepentingan untuk share satu sama lain,” Ujarnya.

Muktamar Bulan April Diharapkan Bisa Menyelesaikan Kemelut PPP | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya