Sri Mulyani Ingatkan Ditjen Intelijen Pajak Tidak Memeras Wajib Pajak

Share:

diposkan-sri-mulyani

Diposkan.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik Peni Hirjanto sebagai Direktur Intelijen Perpajakan Direktorat Jenderal Pajak. Sri menyampaikan pesan agar data intelijen pajak dimanfaatkan untuk kepentingan yang benar.

“Data intelijen dan penyidikan bukanlah sarana untuk memeras wajib pajak, tetapi untuk kebutuhan organisasi kita (Ditjen Pajak) memahami basis pajak,” ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (29/11) seperti yang dilansir dari Kompas.com.

Sri juga mengungkapkan bahwa Direktorat Intelijen Perpajakan merupakan direktorat yang sangat penting. Hal ini dikarenakan dirjen intelijen dapat memaksimalkan potensi penerimaan pajak negara. Namun dirinya juga menyadari adanya potensi penggunaan data intelijen pajak untuk memperkaya diri atau kelompok. Oleh karena itu, ia meminta agar Peni bisa menjaga dengan baik data-data penting tersebut.

Baca Juga:   Kejar Target Pajak, Ditjen Pajak Pakai Strategi Baru

“Pak Peni, saya dengar banyak mengenai Anda. Saya ingin ditegakkan nilai kewibawaan Ditjen Pajak. Bangun suatu sistem intelijen yang punya kredibilitas dan kehormatan yang tidak hanya diakui oleh internal, tetapi oleh wajib pajak. Disegani karena Anda kredibel. Bukan disegani atau ditakuti karena Anda memiliki informasi yang tidak menguntungkan wajib pajak, apalagi memeras,” lanjut perempuan berusia 54 tahun itu.

Sri Mulyani Ingatkan Ditjen Intelijen Pajak Tidak Memeras Wajib Pajak | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya