Investor Ragukan OPEC Sebab Harga Minyak Turun

Share:

OPEC logo is pictured ahead of an informal meeting between members of the Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) in Algiers, Algeria September 28, 2016. REUTERS/Ramzi Boudina

Diposkan.com – Turunnya harga minyak pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) didorong karena  adanya kekhawatiran dari para pelaku pasar mengenai kemampuan organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) untuk mengkoordinasi pengendalian harga minyak.

Harga minyak turun juga disebabkan karena adanya pernyataan dari FBI yang akan menginvestasi lebih dalam surat elektronik (email) dari kandidat presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton. Kasus Clinton tersebut mengguncang pasar saham dan komoditas.

Mengutip Wall Street Journal, Sabtu (29/10) melalui liputan6.com, harga minyak mentah AS untuk pengiriman Desember turun US$ 1,02 atau 2,05 persen menjadi US$ 48,70 di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent, patokan minyak dunia, turun 76 sen atau 1,51 persen ke level US$ 49,71 per barel di bursa ICE Futures London.

Anggota OPEC mengalami kebuntuan untuk mencapai kesepakatan teknis mengenai langkah-langkah pengendalian produksi. Iran dan Irak ternyata menolak untuk mengendalikan produksi karena tidak setuju mengenai data produksi yang digunakan oleh OPEC.

Baca Juga:   Presiden Iran Minta OPEC Stabilkan Harga Minyak

“Pasar tidak bergerak maju. Padahal sebelumnya ada kemungkinan OPEC akan mencapai kesepakatan,” jelas Presiden Lipow Oil Associates, Andy Lipow.

Untuk diketahui, Pada September kemarin, anggota OPEC dan juga beberapa negara di luar OPEC berkumpul di Aljazair untuk membahas mengenai penurunan harga minyak yang telah terjadi dalam dua tahun terakhir. Hasil dari pertemuan tersebut, negara anggota OPEC sepakat untuk mengendalikan produksi yang diharapkan bisa mendorong harga minyak kembali naik.

Hasil pertemuan tersebut cukup berdampak positif bagi harga minyak. Sejak pertemuan tersebut hingga akhir pekan kemarin, harga minyak mampu mempertahankan di atas level US$ 50 per barel. Pada pertemuan di bulan September tersebut belum rinci, sehingga pada pertemuan lanjutan yang akan membahas lebih spesifik mengenai upaya mengendalikan produksi tersebut. OPEC juga diperkirakan akan membuat pengumuman resmi pada 30 November nanti.

Investor Ragukan OPEC Sebab Harga Minyak Turun | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya