Salah Kirim Safety Check, Facebook Minta Maaf kepada Pengguna

Share:

20150316201135-facebook-mobile-social-media (1)

Diposkan.com – Menyusul terjadinya serangan bom bunuh diri di Lahore, Pakistan yang menyebabkan puluhan orang tewas, facebook mengirim fitur cek keselamatan atau lebih dikenal Safety Check .

Namun, fitur tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal itu terbukti banyak pengguna di Amerika Serikat dan Inggris justru mendapatkan notifikasi dari jejaring sosial tersebut.

Notifikasi yang tersebar tesebut berupa permintaan Facebook kepada pengguna untuk memastikan keberadaan orang-orang terkasih bahwa mereka dalam kondisi aman.

Dilansir dari laman Venture Beat, Senin (28/3/2016), Facebook pun meminta maaf atas tidak maksimalnya kinerja fitur ini. Selain itu, media sosial yang telah digunakan lebih dari satu miliar orang di dunia ini menyebutkan penyebab kekacauan tersebut adalah adanya bug. Facebook mengklaim, kini masalah bug telah diselesaikan

Akibat dari serangan di Lahore, Pakistan itu 63 orang meninggal dan lebih dari 300 orang dinyatakan luka-luka

Baca Juga:   Good Bye Blackberry Classic !

Berdasarkan informasi Tehreek-e-Taliban Pakistan Jamaatul Ahrar (TTP-JA), sebuah kelompok Taliban Pakistan diyakini bertanggung jawab atas seragan tersebut.

Diketahui bahwa sebelumnya facebook juga mengaktifkan fitur cek keselamatan serupa saat serangan terror yang terjadi di Paris tahun lalu.

Tidak hanya di Paris, media social karya Mark Zuckerberg tersebut juga mengaktifkan fitur yang sama saat terjadi serangan di Nigeria, banjir di Chennai India, gempa bumi di timur laut India dan Taiwan selatan, serta serangan bom di Ankara Turki beberapa waktu lalu.

Fitur safety check tersebut digunakan untuk memberikan notifikasi bahwa mereka dalam keadaan baik-baik saja kepada orang-orang terkasih melalui Facebook. Awalnya, fitur ini diluncurkan setelah terjadinya bencana tsunami dan gempa bumi yang melanda Jepang.

Salah Kirim Safety Check, Facebook Minta Maaf kepada Pengguna | Ari Purwanti | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya