Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Pimpin Misi Dagang ke Timur Tengah

Share:

dirjen-ekspor

Diposkan.com – Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Nus Nuzulia Ishak akan memimpin Misi Dagang ke Timur Tengah pada 27 Maret-1 April 2016. Pada misi dagang ini pemerintah membidik dua negara yang menjadi target utama Kuwait dan Oman.

“Kami akan fokuskan pada 5 sektor, yaitu sektor perdagangan, energi, investasi, perbankan, dan ketenagakerjaan profesional,” tegas Dirjen Nus, melalui siaran pers yang dilansir dari Kompas.com.

Negara-negara Timur Tengah menjadi pilihan untuk menggenjot ekspor nasional, sebab kondisi perekonomian Eropa Barat dan Amerika Serikat belum sepenuhnya pulih.  Sehingga negara Timur Tengah terlebih Kuwait dan Oman menjadi pasar potensial bagi produk ekspor Indonesia di tengah kelesuan ekonomi global saat ini.

Posisi strategis Kuwait dan Oman di kawasan tersebut memungkinkan untuk menjadi hub perdagangan bagi Indonesia dan negara-negara di sekitarnya. Di samping itu, rendahnya harga minyak dunia menyebabkan kedua negara tersebut mulai mengembangkan sektor industri lainnya.

Selain itu, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor nonmigas Indonesia ke Kuwait pada periode2015 memperlihatkan pertumbuhan positif sebesar 6,81 persen.

Nilai ekspor nonmigas Indonesia ke Kuwait pada tahun 2015 tercatat sebesar 146,2 juta dollar AS. Sementara impor nonmigas Indonesia dari Kuwait pada periode yang sama tercatat sebesar 234,67 juta dollar AS.

Baca Juga:   Menteri Enggar Tanggapi Impor Cangkul dari China

Produk ekspor utama Indonesia ke Kuwait pada 2015 adalah kendaraan bermotor, kayu lapis, bubur kayu, besi lembaran, kertas dan produk kertas, serat kapas, arang kayu, tekstil dan produk tekstil, pisang, dan ban.

Sementara, neraca perdagangan nonmigas Indonesia-Oman di 2015 masih memperlihatkan surplus untuk Indonesia sebesar 97,55 juta dollar AS.

Ekspor produk nonmigas Indonesia-Oman pada 2015 mencapai 211,62 juta dollar AS. Sedangkan nilai impor produk nonmigas Indonesia dari Oman pada periode yang sama mencapai 114,06 juta dollar AS.

Produk ekspor nonmigas Indonesia ke Oman pada 2015 adalah minyak sawit dan turunannya, kendaraan bermotor, kayu lapis, kertas dan produk kertas, peralatan elektronik, produk kimia organik, ban, pipa besi, minuman non alkohol, serta produk perikanan.

Rangkaian Misi Dagang ini akan akan diikuti oleh 14 pelaku usaha Indonesia, yang terdiri dari 10 pelaku usaha ekspor, 3 Perusahaan Penempatan TKI Swasta (PPTKIS), serta PT Pupuk Indonesia.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Pimpin Misi Dagang ke Timur Tengah | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya