Basuki Tjahaja Purnama Akui Peran Partai Pada Demokrasi

Share:

1AC6E299-48E0-431B-829D-7BF47AD669A5_cx0_cy13_cw0_mw1024_s_n_r1

Diposkan.com – Indonesia terkenal sebagai negara yang menjunjung demokrasi pada saat pemilihan pemimpin yang akan menduduki jabatan di tertinggi di Pemerintahan. Namun dalam Undang – Undang setiap warga Negara yang akan maju menjadi pemimpin harus berasalkan dari partai, namun setelah berkembang akhirnya terdapat peraturan baru yang memperbolehkan warga Negara maju tanpa partai politik atau yang sering disepbut Independent.

Cara seperti itu adalah cara yang dipakai oleh Basuki Tjahaja Purnama untuk maju dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta, namun Ahok Sendiri mengakui bahwa tidak mungkin Negara berdiri tanpa adanya campur tangan dari partai. Ahok sendiri menganalogikan partai itu seperti oksigen.

“Tidak mungkin negara bisa berdiri sendiri meniadakan partai politik. Itu hidup tanpa oksigen, tidak mungkin,” Ujarnya.

Setelah itu banyak yang bertanya mengenai keputusannya maju dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta tanpa menggunakan Partai Politik, Ahok hanya berkomentar karena dirinya dan teman Ahok sudah dirasa cukup memenuhi syarat dari KPU untuk mengumpulkan 1 juta KTP.

Baca Juga:   Basuki Tjahaja Purnama Kembali Dilaporkan Polisi

“Jadi bukan mengerdilkan partai. Sebetulnya saya bisa maju langsung dengan partai politik, tidak ada risiko. Tapi ada Teman Ahok yang datang, mereka rupanya hampir memenuhi satu juta tandatangan, dan saya meyakini jika partai politik melihat hal ini mereka akan banyak bergabung,” Ucapnya.

Namun saat ini Ahok sedang diatas angin, karena banyak partai politik besar seperti PKB dan PAN yang mendukung jalannya kembali menjadi Gubernur. Namun banyak orang yang mengaitkan hal tersebut dengan isu SARA yang ada.

“Pengalaman saya dengan PKB dulu Gus Dur menjadi juru kampanye waktu saya maju sebagai calon Gubernur Bangka Belitung. Di sana Gus Dur menyatakan harapannya agar ada satu provinsi yang menjadi model melaksanakan sistem jaminan sosial nasional, dan kini DKI Jakarta menjadi model,” Tambah mantan Bupati Bangka Belitung.

Basuki Tjahaja Purnama Akui Peran Partai Pada Demokrasi | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya