PT Angkasa Pura II Terus Bangun Bandara

Share:

diposkan-bandara

Diposkan.com – Pembangunan infrastruktur transportasi udara tengah digenjot oleh pemerintah melalui badan usaha milik negara pengelola bandara, salah satunya PT Angkasa Pura II. Sejumlah bandara di bawah pengelolaan AP pada tahun ini juga akan mengoperasikan terminal baru.

Bandara dengan terminal baru itu di antaranya, adalah Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Bandara Depati Amir di Pangkalpinang, Bandara Silangit di Tapanuli Utara, Bandara Supadio di Pontianak, serta Bandara Soekarno-Hatta, tepatnya terminal 3 khusus penerbangan internasional.

Presiden Direktur PT AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan, pembangunan yang dilakukan dalam lima tahun terakhir cenderung dilakukan untuk infrastruktur fisik, seperti penyempurnaan bandara dengan terminal baru, apron, dan taxi way, serta prasarana pendukung lain.

“Saya melihat yang masih perlu ditingkatkan adalah kapabilitas airport, bagaimana infrastruktur fisik, yang sudah bagus, ditingkatkan dengan infrastruktur lunak, yaitu pemanfaatan teknologi infrastruktur dan infrastruktur digital,” kata Awaluddin di sela diskusi Transportasi Outlook 2017 di Hotel Borobudur Jakarta Pusat, Kamis (26/1) yang dilansir melalui viva.co.id.

Awaluddin mengungkapkan, alasan pihaknya saat ini fokus kepada pengembangan infrastruktur dan teknologi digital. Pertama, adalah operasional yang bisa lebih efisien. Apalagi, dengan kapasitas penumpang di bandara mencapai 100 juta orang.

Baca Juga:   BIJB Kertajati Beroperasi 2018 Gantikan Bandara Husein Sastranegara

Apalagi AP II saat ini mengelola 100 juta lalu lintas penumpang tahun ini. Sepanjang 2015, hampir 800 ribu pergerakan pesawat. Penanganan berbagai pemangku kepentingan tidak mungkin dilakukan manual. Kedua, digitalisasi itu akan mengurangi potensial kerugian. Di Bandara Soekarno-Hatta misalnya, ada 72 pergerakan pesawat per jam ditargetkan akan meningkat menjadi 86 persawat per jam tanpa menambah runway.

“Padahal, kita sendiri sedang membangun runway ketiga, kalau runway ketiga ditambah dan realisasi di sekitar pertengahan 2018 itu akan menambah pergerakan pesawat yang 86 menjadi lagi 114, atau hampir 120 pergerakan pesawat,” ujarnya.

Pada Juli 2018, asumsi kita runway ketiga beroperasi, dan pemanfaatannya menggunakan teknologi infrastruktur digital. Lalu, yang ketiga, adalah dengan mengefektifkan digitalisasi data terhadap potensi 103 juta penumpang. Hal itu diyakini dapat meningkatkan pendapatan.

PT Angkasa Pura II Terus Bangun Bandara | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya