OJK Laporkan Angka NPF Perbankan Syariah Menurun

Share:

diposkan-perbankan-syariah

Diposkan.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis laporan rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) perbankan syariah nasional turun per Juli 2016. NPF perbankan syariah per Juli 2016 hanya mencapai angka sebesar 4,7 persen, turun dibandingkan 4,99 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Namun angka ini dinilai masih cenderung tinggi dibandingkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) industri perbankan nasional. Pada Juni 2016, NPF perbankan syariah hanya mencapai 3,05 persen. Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Mulya E Siregar menyebut, tingginya NPF perbankan syariah disebabkan tingginya pembiayaan bermasalah di sektor perdagangan besar.

Baca Juga:   OJK Ingin Inklusi Keuangan Lebih Cepat Berkembang

“Ini disebabkan masih belum pulihnya sektor perdagangan besar karena perlambatan ekonomi,” kata Mulya di kantornya di Jakarta, Selasa (27/9) yang dilansir dari Kompas.com.

Mulya mengatakan hal ini juga disebabkan denga kondisi kondisi ekonomi yang belum stabil yang juga berdampak pada penyaluran pembiayaan perbankan syariah. Selain itu, hingga saat ini belum ada bank syariah yang memiliki rasio NPF di atas 5 persen, yang merupakan batas atas yang ditetapkan regulator.

OJK Laporkan Angka NPF Perbankan Syariah Menurun | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya