Jokowi Perintahkan Kementerian Evaluasi Kebijakan Terkait Investasi

Share:

diposkan-jokowi2

Diposkan.com – Presiden Jokowi mengaku belum puas dengan realisasi pembangunan nasional yang berasal dari investasi selama dua tahun terakhir. Drirnya meminta agar kementerian terkait melakukan evaluasi dan perbaikan pada berbagai sektor yang belum maksimal.

“Saya melihat loncatan (pembangunan) dalam dua tahun ini dapat dikatakan belum. Padahal (investor) yang antre banyak. Sehingga kita harapkan ini menjadi evaluasi kita semuanya,” kata Jokowi, saat rapat terbatas mengenai pembiayaan investasi non APBN, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/10) yang dilansir dari Kompas.com.

Namun Jokowi mengatakan, pihak swasta memerlukan gambaran dari proyek investasi yang akan ditawarkan oleh pemerintah. Gambaran tersebut belum sepenuhnya bisa disuguhkan dengan baik sehingga sulit dibaca oleh investor.

Baca Juga:   Menteri Rini Ingin Gabungkan Empat Bank BUMN

Jokowi juga menilai, pemerintah belum maksimal memfasilitasi hal-hal mendasar yang dapat meyakinkan investor seperti pembebasan lahan, ketersediaan listrik, dan ketersediaan energi seperti terkait masalah pengurusan perizinan.

“Investasi non pemerintah terutama di sektor infrastruktur tidak muncul begitu saja. Harus kita dorong, harus kita siapkan, harus kita fasilitasi, harus dilakukan upaya khusus,” papar Presiden.

Jokowi kembali menekankan bahwa pemerintah sangat tergantung pada swasta untuk melakukan pembangunan infrastruktur sekaligus menggerakkan ekonomi. Hql ini dikarenakan pembiayaan infrastruktur yang ditargetkan pemerintah mencapai Rp 4.900 triliun. Sementara, APBN dalam 5 tahun hanyaRp 1.500 T.

Jokowi Perintahkan Kementerian Evaluasi Kebijakan Terkait Investasi | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya