Tax Amnesty Baru Dongkrak Angka Kredit Tahun Depan

Share:

diposkan-kredit

Diposkan.com – Kebijakan tax amnesty dinilai belum dapat meningkatkan angka pertumbuhan kredit pada tahun ini yang diperkirakan masih dibawah 10 persen hingga akhir tahun nanti. Direktur Utama OCBC NISP Parwati menilai, program pemerintah ini akan lebih berdampak jangka menengah. Sementara ekonomi Indonesia masih dipengaruhi pada ekonomi global dan lemahnya harga minyak dan komoditas.

“Perkiraan pertumbuhan kredit masih di bawah 10 persen. Di satu sisi ini (tax amnesty) membantu, tapi faktor global seperti harga minyak, komoditas, kondisi Cina sendiri yang berdampak pada Indonesia masih belum positif,” ujar Parwati saat ditemui di OCBC NISP Tower, Jakarta, Senin (26/9) seperti yang dilansir dari republika.co.id.

Begitu juga dengan pertumbuhan deposito yang diperkirakan hanya akan tumbuh sebesar 10-15 persen pada akhir tahun ini. Berdasarkan data perseroan, pertumbuhan kredit per Agustus 2016 tercatat tumbuh sebesar  11 persen year on year (yoy) dan deposito tumbuh sebesar 10 persen yoy.

Namun Parwati mengatakan, kebijakan pengampunan pajak ini baru akan terlihat efeknya pada jangka menengah panjang. Kebijakan ini diharapkan akan memperbaiki basis pajak dan memberikan kebebasan berinvestasi di Indonesia, sehingga dapat menggunakan dana ini untuk mempercepat perputaran roda usaha.

Baca Juga:   Hasil Pemeriksaan BPK, Pemerintah Belum Capai Target Atasi Kemiskinan

Selain itu, likuiditas akan mencukupi untuk penyaluran kredit. Tercatat Loan to Deposit Ratio (LDR) per Agustus sebesar 89 persen. Diperkirakan LDR akan berada di bawah 90 persen hingga akhir tahun.

Menurutnya pada tahun depan penerimaan pajak akan lebih tinggi dan juga dapat diterjemahkan pada perputaran dunia usaha yang lebih positif. Pertumbuhan kredit tahun depan juga diperkirakan konservatif dulu di level 15 persen begitu juga dengan deposito.

Bank OCBC NISP tercatat resmi sebagai bank persepsi atau gatewaydana repatriasi pada 15 September lalu. Bank yang berafiliasi dengan bank induk OCBC group di Singapura ini optimistis akan dapat menarik dana repatriasi nasabah dengan berbagai produk serta keunggulannya.

“Kami yakin, kolaborasi erat dengan OCBC Singapore dalam memberikan solusi untuk nasabah yang ingin melakukan repatriasi akan menarik minat nasabah ke bank kami,” kata Parwati.

Tax Amnesty Baru Dongkrak Angka Kredit Tahun Depan | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya