Akibat pesan rasis , Microsoft Meminta Maaf pada Publik.

Share:

1022_Microsoft

Diposkan.com – Adanya sejumlah pesan Twitter yang bersifat rasis dan seksis membuat Perusahaan Microsoft memohon maaf kepada public. Siketahui bahwa pesan itu beredar melalui penjawab otomatis Bot bernama Tay yang diluncurkan pekan ini.

Tay nama penjawab otomatis yang dirancang Microsoft menjadi lebih pintar saat lebih banyak pengguna melakukan interaksi dengannya

Kata-kata berupa cacian dan pernyataan anti-kelompok tertentu dipelajari program itu dengan cepat dan didapatkan dari para pengguna Twitter dari akun manusia asli.

20160326microsofttay

Menurut laporan Reuters adanya keluhan hingga kecaman dari sejumlah pengguna Twitter yang mendapatkan pesan rasis dan seksis itu membuat Microsoft terpaksa menonaktifkan Bot bernama Tay itu pada Kamis (24/3).

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas serangan dan komentar menyakitkan yang tidak diinginkan itu dari Tay, yang tidak mencerminkan siapa kami sebenarnya atau apa yang kami junjung, ataupun tentang bagaimana kami merancang Tay,” tulis Peter Lee, wakil pemimpin penelitian Microsoft dilansir dari antaranews.

Tay merupakan program ciptaan Microsoft dan merupakan suatu percobaan yang bertujuan untuk mempelajari lebih banyak tentang sebuah program kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dapat berhubungan dengan pengguna Internet dalam percakapan biasa. Proyek tersebut dirancang untuk berinteraksi dan belajar dari dan untuk generasi muda.

Baca Juga:   Microsoft Ambil Alih Keyboard Swift Key

sebelumnya, Microsoft juga menciptakan XiaoIce, yang digunakan oleh sekitar 40 juta orang dan dikenal karena nyaman dengan cerita dan percakapannya.

Akibat pesan rasis , Microsoft Meminta Maaf pada Publik. | Ari Purwanti | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya