Lelang PLTGU Jawa I Mundur, Pertamina Tanyakan Sebab Pengunduran

Share:

diposkan-pltgu-jawa-i

Diposkan.com – Lelang PLTGU Jawa I diundur, hal ini disebabkan sebagian besar peserta lelang pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) Jawa I yang berkapasitas 2×800 megawatt (MW) memintan waktu lelang diundur. Lelang telah dibuka pendaftarannya oleh PT PLN sejak Juni 2016.

VP Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, Pertamina telah mengirimkan dokumen syarat mengikuti tender PLN tepat waktu.

“Kita ngumpulin on time dong, on time nggak ngomong apa-apa kita tetap masukin dokumen tender kok,” ujar Wianda, di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Minggu (25/7) seperti yang dilansir dari detik.com.

Selain Pertamina, lelang PLTGU Jawa I akan diikuti oleh berbagai perusahaan raksasa seperti PT Adaro Energy Tbk, PT Pembangkitan Jawa Bali, PT Bukaka Teknik Utama, dan beberapa konsorsium yang mengikuti lelang ini. PLTGU Jawa I rencananya dibangun di Muara Tawar, Kabupaten Bekasi yang merupakan lahan reklamasi.

Bahkan keseriusan Pertamina terhadap proyek ini dengan menyiapkan lahan yang siap digunakan bila memenangkan tender. Menurut Wianda, Pertamina telah memiliki lahan sehingga dapat mengurangi faktor risiko karena soal lahan dapat berkontribusi 70% terhadap kelancaran suatu proyek.

Wianda menambahkan jika Pertamina ditunjuk maka akan lebih siap dibanding dengan peserta lelang lainnya karena telah memiliki lahan. Apalagi saat ini proyek reklamasi masih belum dilanjutkan mengingat masih menuunggunya keputusan dari KLHK yang sedang menganalisis hasil Amdal.

Baca Juga:   Harga Emas ANTAM Naik Rp 1.000,- per Gram

Wianda mengatakan, Pertamina berharap dapat menyiapkan secara maksimal dan mengurangi risiko dalam proses lelang ini. Pertamina akan mendukung PLN terkait dengan program pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 35.000 MW.

Wianda mengatakan, jika pihaknya tidak mau disebut lebih unggul dibanding perusahaan lainn namun Pertamina merupakan pemain profesional dengan memiliki beberapa fasilitas untuk mendukung program tersebut. Pertamina juga telah menyiapkan para profesional yang punya keahlian di bidangnya masing-masing, baik itu di sisi pembangkitnya, suplainya, maupun  memitigasi risiko lahan yang biasanya adalah problem terbesar untuk kelancaran bagi suatu proyek.

Sebagai informasi, pembangunan PLTGU Jawa I sendiri diprediksi menghabiskan waktu 3-4 tahun, ditargetkan selesai 2019. Kebutuhan gas untuk PLTGU Jawa I kurang lebih 250 MMSCFD, rencananya pasokan gas akan diperoleh dari kilang Tangguh.

Pembangkit listrik ini merupakan salah satu bagian dari program 35.000 MW. Diperkirakan pembangunan PLTGU Jawa I membutuhkan biaya investasi sebesar US$ 2 miliar atau Rp 26 triliun (dengan asumsi kurs dolar Rp 13.000).

Lelang PLTGU Jawa I Mundur, Pertamina Tanyakan Sebab Pengunduran | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya