Diduga Menjadi Provokator, Seorang Sopir Taksi Ditangkap Polisi

Share:

492081_620

Diposkan.com – Sempat dihebohkan dengan demo besar – besaran yang dilakukan oleh sopir taksi di Jakarta beberapa hari kemarin. Meskipun, awalnya demo berjalan secara anarkis, namun demo tetap dilanjutkan sampai penyampaian aspirasi mereka selesai.

Namun ada yang menarik untuk disimak dari kejadian demo kemarin, Karena sebelum demo terjadi, terdapat provokasi dari segelintir oknum yang ingin membuat demo ada keesokan harinya. Seorang Sopir taksi berinisial  FY (31)  ditangkap oleh .Subdirektorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Kasus itu deketahui oleh Subdirektorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dari hasil patrol cyber yang dilakukan pihaknya. Dalam facebook FY ditemukan himbauan untuk teman – teman sopir taksi se Jabodetabek untuk mengikuti aksi terbut, namun bukan itu saja FY juga memprovokasi agar membawa senjata terlalarang untuk menghadang jika ada sopir tertentu melalui jalan yang dilakukan demo tersebut.

“Di Facebook itu juga disebutkan, dalam unjuk rasa nanti jangan lupa membawa benda tumpul, benda tajam, bila perlu membawa molotov. Apabila, ada sekelompok sopir tertentu lewat situ bantai saja. Dan, di Facebook itu juga ada gambar parang dan sabit,” Ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mujiyono .

Baca Juga:   Ivan Haz Terancam Dijemput Paksa oleh Polisi Akibat Kasus Penganiayaan PRT

Setelah itu, Subdirektorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membentuj tim khusus untuk melacak keberadaan FY dan setelah itu FY ditangkap di daerah Fatmawati, Jakarta Selatan.

“Sehingga kami membentuk tim khusus dan alhamdulillah dengan cepat kita bisa lacak, kami tangkap tersangka berikut barang buktinya, di sebuah pool taksi di Fatmawati, Jakarta Selatan, sekitar pukul 21.30 WIB, kemarin malam,” Tambahnya.

Untuk Motif yang dilakukan tersangka, Menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mujiyono masih dilakukan pengembangan.

“Motifnya masih pendalaman. Profesi tersangka sebagai driver (Blue Bird). Sudah menjadi sopir taksi selama satu tahun tiga bulan. Kami tidak berhenti sampai di sini, masih kami kembangkan,” Tandasnya.

Diduga Menjadi Provokator, Seorang Sopir Taksi Ditangkap Polisi | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya