Lulung Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Korupsi Scanner – Printer

Share:
Lulung Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Korupsi Scanner - Printer

Lulung Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Korupsi Scanner – Printer

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau lebih akrab dipanggil Haji Lulung mendatangi kompleks Mabes Polri.

“Hari ini saya dipanggil karena persoalan scanner printer. Sejauh ini belum ada yang berani mengatakan kalau sebenernya kasus dijakarta dari UPS,  printer hingga RS Sumber Waras sebenarnya akan seperti apa,” ujar Lulung seperti yang kami kutip dari laman inilah.com, Kamis (25/2/2016).

Disana ia dimintai keterangan untuk tersangka Gabriel Marung atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan scanner printer.

Dugaan tersebut dikabarkan membuat negara mengalami kerugian senilai Rp.67 miliar.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri telah menetapkan Direktur Utama PT. Offstarindo Adhiprima, Harry Lo sebagai seorang tersangka kasus korupsi pengadaan UPS pada APBD-P DKI Jakarta 2014 lalu.

Baca Juga:   Upaya Pemerintah dalam Meningkatkan Pesona Wisata Danau Toba

“Sudah punya tersangka, HL telah ditetapkan pada 5 Februari 2016 kemarin,” ujar Wakil Direktur Tipidkor Bareskrim KOMPOL Erwanto Kurniadi pada Selasa (9/2/2016).

Ervanto mengatakan bahwa Harry Lo didugaatas tindak pidana korupsi bersama tersangka lainnya, Alex Usman, Zaenal Soleman, Firmansyah dan Fahmi Zulfikar.

Atas perbuatannya tersebut, Hari Lo dijerat pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 jo Pasal 55 ayat 1 ke satu KUHP.

Sebelumnya Direktorat Tipidkor juga sudah menetapkan Direktur PT Tirtamarta Wisesa Abadi, Gabriel Marung, sebagai tersangka kasus pengadaan printer dan scanner 3 dimensi untuk 25 sekolah SMAN / SMKN di Jakarta Barat pada 2014 lalu. Kasus itu adalah pengembangan dari diusutnya perkara UPS.

Lulung Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Korupsi Scanner – Printer | Riko Yudiansa | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya