THorium Potensi Bahan Bakar Alternatif Baru

Share:

diposkan-thorium

Diposkan.com – Penggunan Bahan Bakar Minyak (BBM) secara terus menerus memunculkan polemik. Hal ini dikarenakan BBM akan semakin menipis sehingga diperlukan pengembangan energi alternatif. Thorium yang dimilik Indonesia memiliki hingga 140.000 yang tersebar di berbagai daerah mulai dari Bangka hingga ke Sulawesi Barat menjadi potensi bahan energi alternatif.

Melihat besarnya potensi thorium sebagai salah satu sumber energi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk pengembangannya. Potensi thorium yang besar di Indonesia dinilai dapat memasok kekurangan energi dalam negeri khususnya untuk industri.

“Kita kan ingin menjadi negara industri yang tangguh, tentu membutuhkan listrik yang sangat besar. Potensi seperti ini kenapa tidak kita manfaatkan. Tentu harus ada kajian mendalam tapi kita tidak boleh menutup diri,” ujar Menteri Perindustrian Saleh Husin pada Seminar Nasional Thorium sebagai Sumber Daya Revolusi Industri di Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Selasa (24/5) yang dilansir dari Kompas.com.

Menperin menyebut, Indonesia jangan menutup diri terhadap kemungkinan alternatif energi thorium untuk pembangkit listrik. Jika Thorium berhasil dikembangkan sebagai energi alternatif sehingga Indonesia tidak tertinggal dari negara tetangga.

Saleh menegaskan energi nuklir bukanlah hal yang perlu ditakuti terlebih jika negara-negara lain akan mengembangkan energi alternatif ini. Menurutnya Indonesia jangan sampai terlambat yang nantinya baru disadari. Terlebih Thorium sebagai bahan bakar pembangkit listrik dinilai cukup efisien dan pembangunan pembangkit listriknya tidak membutuhkan waktu yang lama, sehingga dapat mencukupi kebutuhan listrik dalam negeri khususnya industri.

Baca Juga:   Pemerintah Kejar Target Capaian Energi Baru Sebesar 23 Persen Tahun 2025

Menperin mengungkapkan, kapasitas listrik di Indonesia juga terbilang masih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya di Asia Tenggara. Saleh berharap agar kapasitas listrik di Indonesia dapat meningkat dari 210 watt per kapita menjadi 500 watt per kapita.

“Sementara kita baru 210 watt per kapita. Padahal di negara lain seperti Malaysia sudah 890 watt per kapita. Singapura udah 2.000 watt per kapita. Negara-negara ASEAN sudah jauh di atas kita. Sampai 500 watt per kapita saja sudah bagus,” ungkap Saleh.

Berdasarkan data Dewan Energi Nasional, Thorium merupakan bahan bakar nuklir yang lebih unggul dari uranium di hampir semua aspek meskipun Thorium belum banyak dikenal. Selain itu reaktor nuklir yang bertenaga thorium tidak pernah dapat meleleh. Hal ini karena thorium sedikit lebih ringan daripada uranium.

THorium Potensi Bahan Bakar Alternatif Baru | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya