Tersangkut Kasus Korupsi, Gubernur Sumut Nonaktif Gatot Pujo Nugroho Meminta Maaf Kepada Masyarakat

Share:
Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nugroho (kanan) bersama istri Evy Susanti melambaikan tangan usai pembacaan tuntutan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (17/2).

Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nugroho (kanan) bersama istri Evy Susanti melambaikan tangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (17/2).

Diposkan.com – Pasangan Gubernur Sumut nonaktif, Gatot Pujo Nugroho bersama istrinya Evy Susanti menghadiri persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Keduanya  dinyatakan penuntut umum terbukti secara sah dan meyakinkan menyuap tiga hakim dan satu panitera PTUN Medan sebesar US$ 27.000 dan USD 5.000 melalui advokat OC Kaligis selain terbukti menyuap Rio Capella Rp 200 juta untuk mengurus perkara korupsi Gatot di Gedung Bundar, Jampidsus.

Baca Juga:   Diperiksa Sebagai Saksi, Nazaruddin Seret Beberapa Nama

Dari pernyataan tersebut, Gatot sebagai terdakwa I dituntut pidana 4,5 tahun penjara sedangkan Evy, terdakwa II dituntut 4 tahun pidana penjara.

“Izinkan saya atas nama pribadi mohon maaf sebesar-besarnya pada masyarat Sumut atas musibah yang terjadi pada diri saya,” ucap Gatot ketika membaca nota pembelaan (pledoi) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (24/2) seperti dilansir oleh Suara Pembaharuan.

Selain meminta maaf, Gatot juga mengungkapkan bahwa suap yang diberikan kepada hakim terjadi tanpa sepengetahuan mereka. Serta, Gatot meyakini adanya motif politik untuk merebut kursi Sumut I dibalik kasus ang membelitnya.

Sementara itu, Evy selaku istri Gatot mengaku bahwa dia sama sekali tidak memahami persoalan politik yang menimpa suaminya.

Tersangkut Kasus Korupsi, Gubernur Sumut Nonaktif Gatot Pujo Nugroho Meminta Maaf Kepada Masyarakat | Metanisa | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya