Jokowi Dorong BUMN Gunakan Baja Dalam Negeri

Share:
sumber: ANTARA

sumber: ANTARA

Diposkan.com –  Produsen baja di dalam negeri bakal kebanjiran pesanan jika beleid soal standarisasi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) diterbitkan. Hal ini dikarenakan, pemerintah sedang mendorong agar impor dalam pengadaan barang dan jasa di kementerian dan BUMN ditekan.

Selain itu, Presiden Jokowi menegaskan akan memaksa kementerian/instansi pemerintah dan BUMN membeli produk baja dari dalam negeri.

“Tadi Presiden sangat keras, akan memaksa kepada kementerian lembaga dan BUMN yang belanja modal besar itu betul-betul diperiksa untuk menggunakan produk dalam negeri,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin usai mengikuti rapat terbatas soal TKDN di Kantor Presiden, Selasa (23/2) seperti yang dilansir oleh bisnis.com.

Saleh mengungkapakan pihaknya akan mengeluarkan beleid standarisasi produk dalam negeri untuk mendorong pemanfaatan produk dalam negeri, khususnya untuk menyokong megaproyek 35.000 megawatt.

Standardisasi ini bukan hanya untuk digunakan dalam proyek itu, tapi juga untuk mendukung industri penyedia barang dan jasa bisa masuk di sektor minyak dan gas bumi dan juga sektor kemaritiman. Sakeh juga mengharapkan dengan adanya beleid itu maka badan usaha milik negara (BUMN) bisa langsung berkontrak dengan pelaku usaha domestik sehingga impor produk luar negeri bisa ditekan.

Baca Juga:   Indofood Grup Bangun Pabrik Indomie di Serbia

Saleh mencontohkan untuk proyek pembangkit 35.000 megawatt maka ada sebanyak 46.000 kilometer transmisi yang harus dibangun sehingga menjadi peluang bagi industri baja nasional. Sehingga jika PLN bekerja sama dengan Krakatau Steel atau Krakatau Posco atau produsen baja lainnya untuk pengadaan tower-tower transmisi. Maka secara tidak langsung industri baja nasional akan ikut serta.

Begitu juga untuk proyek lainnya, di sektor migas misalnya, pihaknya akan melakukan diskusi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan gas Bumi (SKK Migas), agar kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) menggunakan lebih banyak produk dalam negeri, misalnya untuk pipa.

Saleh turut menyayangkan untuk proyek pipa transmisi Gresik-Semarang yang dipegang oleh anak usaha PT Pertamina (Persero) yakni PT Pertagas justru menggunakan pipa buatan Korea Selatan.

Presiden Jokowi dalam rapat terbatas soal TKDN mengungkapkan melalui kebijakan ini pihaknya mengharapkan agar beban biaya dikurangi dan tidak perlu impor sehingga bisa meningkatkan daya saing dan competitiveness di pasar dunia. Selain bertujuan untuk memperkuat struktur industri nasional dan membuka lapangan pekerjaan dan menunbuhkan kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia.

Jokowi Dorong BUMN Gunakan Baja Dalam Negeri | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya