Persaingan Arab-Irak Harga Minyak Turun Tajam

Share:

diposkan-minyak-turun

Diposkan.com – Harga minyak anjlok pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Penurunan pada perdagangan hari ini merupakan penurunan terbesar dalam dua bulan terakhir.

Harga minyak mentah jenis Light Sweet untuk pengiriman November turun US$ 1,84 atau 4 persen ke level US$ 44,48 per barel di New York Mercantile Exchange. Itu kerugian harian terbesar sejak 13 Juli dan menghapus sebagian besar keuntungan sebelumnya.

Sementara harga minyak mentah jenis Brent yang merupakan patokan global, turun US$ 1,76 atau 3,7 persen ke level US$ 45,89 per barel seperti yang dilansir dari liputan6.com.

Penurunan harga minyak ini disebabkan adanya sikap skeptis dari para pelaku pasar terhadap rencana mengendalikan produksi dari negara-negara yang tergabung dalam organisasi pengekspor minyak (OPEC) dengan negara-negara yang tidak tergabung dalam OPEC.

Harga minyak mentah turun pada tengah sesi perdagangan setelah Bloomberg News melaporkan bahwa Arab Saudi berharap tidak ada kesepakatan apa-apa dalam pertemuan OPEC di Aljazair. Sebelumnya banyak sekali pihak yang berharap adanya kesepakatan untuk mengendalikan produksi sehingga mampu mendorong harga minyak.

Baca Juga:   Kemenangan Donald Trump Pengaruhi Rupiah & IHSG

Senior Wakil Presiden Herbert J. Sims Co Donald Morton mengatakan bahwa para pedagang sangat kecewa dengan pernyataan dari Arab Saudi tersebut. Arab Saudi dan Irak tidak menyepakati batas produksi untuk pengendalian dalam pertemuan di Aljazair tesebut. Penolakan ini disebabkan adanya beberapa ukuran-ukuran yang tidak sama antara Arab Saudi dan Irak.

Arab dan Irak memang sejak lama memilik persaingan politik sehingga membuat kesepakatan pengendalian harga minyak terus menerus tak berhasil dalam beberapa periode terakhir.

“Kesempatan untuk mengendalikan harga tidak digunakan dengan baik, padahal produksi saat ini cukup tinggi,” jelas analis PVM Oil Associates, Tamas Varga.

Hal tersebut tentu saja akan semakin mendorong harga minyak terus jatuh. Seharusnya, pasokan yang ada saat ini dikendalikan sehingga secara bertahap harga minyak akan kembali merangkak naik.

Persaingan Arab-Irak Harga Minyak Turun Tajam | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya