Lion Air Grup Bangun Window of Indonesia Selama Tiga Bulan

Share:

diposkan-lionair

Diposkan.com – Lion Air Grup Indonesia melakukan terobosan dengan membangun Window of Indonesia di Manado, Sulawesi Utara. Peletakan batu pertama dilaksanakan Jumat (23/9) oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani bersama bos Lion Grup Rusdi Kirana, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wagub Steven Kandouw dan Wali Kota Manado, Vicky Lumentut.

Direktur Utama Lion Air Grup, Edward Sirait menilai Sulut memiliki banyak potensi yang pantas dijual bagi wisatawan.

“Sehingga perlu dibangun Window of Indonesia sebagai upaya mendukung pariwisata dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Apalagi saat kunjungan turis ke Manado bahkan Sulut sendiri sangat tinggi dan pertumbuhan sektor pariwisatanya,” katanya.

Dirinya mengatakan jika Window of Indonesia akan menjadi fasilitas untuk wisatawan mancanegara maupun nusantara dapat menikmati makanan khas berbagai daerah di Indonesia. Nantinya juga akan akan dibangun tiga panggung besar untuk pertunjukan seni dan budaya serta fashion, juga memajang produk-produk kerajinan dan budaya plus kuliner khas Sulut dan daerah lain.

Lokasi ini menempati ahan dua hektar ini akan disulap dalam tiga bulan menjadi Window of Indonesia yang direncanakan selesai pada Desember mendatang. Rusdi menambahkan dengan pembangunan pariwisata di Sulut harus dipacu. Terlebih meningkatnya jumlah kunjungan turis terutama dari Tiongkok maka akan dibangun 50 ribu cottage yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.

Baca Juga:   Menhub Siap Tambah Kapasitas Bandara Ngurah Rai

“Sebulan rencananya lima ribu cottage sudah jadi. Rencananya juga akan ada lintasan moto GP dan lapangan voli pantai. Sulut harus benar-benar menjadi daerah kedua di Indonesia yang dikunjungi turis setelah Bali,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Menteri Puan berharap pemerintah dan masyarakat Sulut memanfaatkan kehadiran Window of Indonesia dengan baik. Puan mengatakan perlunya sinergi antara pemerintah dan masyarakat yang memiliki visi yang sama membangun pariwisata. Sehingga produk-produk lokal Sulut yang dijual bukan dari Jawa, Sumatra, Bali atau daerah lain di Indonesia atau sekitar 80 persen produk khas daerah ini.

Selain itu Puan mengatakan perlu dijaga keamanan dan kenyamanan turis yang datang berkunjung di Sulut. Sulut harus membuktikan sebagai provinsi pariwisata. Begitupun dikatakan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey menyambut baik pembangunan Window of Indonesia yang akan menjadi destinasi baru di Manado.

“Total turis yang masuk sejak dibuka penerbangan langsung sejumlah maskapai nasional dari Manado ke sejumlah kota di Tiongkok mencapai 18 ribu. Kemudian menggunakan Silk Air Singapura sekitar lima ribu sehingga total turis yang datang hingga hari ini 23 ribu,” ujar Olly.

Lion Air Grup Bangun Window of Indonesia Selama Tiga Bulan | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya