Pangeran Arab Saudi Bertemu Jokowi Pererat Kerjasama

Share:

diposkan-pangeran-arab-saudi

Diposkan.com – Pangeran Kerajaan Arab Saudi Alwaleed Bin Talal Bin Abdul Aziz Al Saud bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor untuk membahas peningkatan investasi di Indonesia. Hal itu dinilai semakin mempererat kerja sama ekonomi RI-Saudi Arabia di bidang energi, infrastruktur, keuangan, dan pariwisata.
“Saya ingin menggarisbawahi bahwa kunjungan Prince Alwaleed sore ini juga bagian dari proses penguatan kerja sama ekonomi antara Pemerintah RI dengan Saudi Arabia. Kalau pakai milestone,maka dimulai ketika Presiden Jokowi berkunjung ke Arab Saudi pada bulan September 2015. Dan kebetulan saya ditugasi menjadi penghubung,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said di Istana Bogor, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/5) seperti yang dilansir dari Metrotvnews.com.

Kerja sama pertama kedua negara meliputi bidang energi. Kementerian ESDM RI intensif berkoordinasi dengan Kementerian Minyak dan Energi Arab Saudi membahas beberapa proyek pembangunan dan pengembangan kilang minyak. Bahkan intensitas pertemuan dengan Menteri Khalid Al FAlih (Menteri Minyak dan Energi Arab Saudi) hampir setiap sebulan sekali.

Sudirman menambahkan, dalam waktu dekat segera terealisasi pengembangan kilang minyak di Cilacap, Jawa Tengah. Pertamina bersama, Aramco, perusahaan minyak raksasa asal Arab Saudi akan menandatangani proses basic engineering-nya yang menandai proses awal pengembangan kilang minyak.

Baca Juga:   Bank Mandiri Optimis 2017 Angka Pertumbuhan Kredit Meningkat

Aramco juga berkomitmen mengembangkan dua kilang minyak lainnya di Dumai, Riau, dan Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Namun secara ekonomi, perusahaan minyak milik Kerajaan Arab Saudi itu lebih tertarik pada pengembangan eksisting kilang, bukan pada kilang grass-root.

“Karena menurut mereka, secara ekonomi dan teknis spek root-nya juga akan lebih menguntungkan dari sisi kepentingan Aramco. Kemudian juga ada kesempatan untuk masuk kepada petrokimia dan hilir bahkan ke marketing,” jelas mantan Dirut PT Pindad itu.

Sementara pada bidang pembangunan infrastruktur terkait pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Arab Saudi. Pemerintah Indonesia sudah mendapat alokasi sebidang tanah untuk pembangunan rumah sakit tersebut. Tak menutup kemungkinan, kerjasama akan diperluas ke bidang pasokan obat-obatan.

Di lain pihak, Pemerintah Arab Saudi pun menjajaki pembangunan perumahan layak huni kelas menengah kebawah untuk para pekerja. Serta, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bertema pariwisata di tiga lokasi, Lombok, Mandalika dan Banten yang akan diperluas hingga ke kawasan Sumatera, khususnya Sumatera Barat.

Kerjasama selanjutnya, kata Sudirman, di bidang investasi portofolio/keuangan. Kerajaan Arab Saudi tertarik investasi di bidang keuangan melalui kerjasama dengan BUMN PT Sarana Multi Infrastuktur (Persero).

Pangeran Arab Saudi Bertemu Jokowi Pererat Kerjasama | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya