Menkominfo Akan Turunkan Biaya Interkoneksi Seluler

Share:

tarif-interkoneksi-turun

Diposkan.com – Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) memberikan tanda akan menurunkan biaya interkoneksi operator seluler. Pengamat menganggap hal ini akan memicu ketidakadilan, meski beberapa operator setuju.

Dalam Peraturan Menkominfo No.8/2006, yang menjadi payung hukum, disebutkan jika penentuan tarif interkoneksi menjamin pelaksanaan interkoneksi yang transparan, non-diskriminatif dan mengedepankan prinsip cost-based(sesuai biaya) yang dipandang lebih adil bagi para penyelenggara yang berinterkoneksi. Berdasarkan hal itu Menkominfo Rudiantara bersikukuh menurunkan biaya interkoneksi lebih dari 10 persen.

“Menurunkan biaya interkoneksi lebih dari 10 persen justru dapat memicu kemalasan operator seluler untuk melakukan investasi jaringan hingga ke seluruh wilayah Indonesia. Biaya interkoneksi yang jauh lebih rendah dari biaya investasi dapat memicu ketidakadilan dalam industri,” kata Ian Yoseph, Ketua Program Studi Telekomunikasi ITB dalam keterangan tertulisnya, seperti dilansir dari viva.co.id Selasa 22 Maret 2016.

Menurut Yoseph, biaya jaringan operator tujuan ditentukan oleh biaya investasi penggelaran jaringan operator tujuan. Biaya investasi ini dipengaruhi oleh cakupan, trafik yang disalurkan, dan utilisasi jaringan. Semakin besar wilayah layanan operator maka semakin tinggi investasi per menit panggilan. Biaya ini akan lebih tinggi lagi apabila operator menggelar jaringan ke perdesaan.

Baca Juga:   Akhirnya EOS M5 Dirilis Juga

“Apabila biaya aktual investasi jaringan lebih rendah daripada biaya interkoneksi yang diperoleh dari operator lain maka akan ada operator yang diuntungkan. Sebaliknya ada juga operator yang dirugikan apabila tarif interkoneksi yang diimplementasikan di bawah biaya jaringan operator tersebut,” ujar Ian.

Lan juga menambahkan bahwa Langkah pemerintah yang berusaha menurunkan tarif ritel lintas operator harus didukung. Namun demi kesinambungan industri, biaya interkoneksi sebaiknya disesuaikan dengan biaya investasi masing-masing operator.

Dengan adanya penurunan tarif interkoneksi ini, beberapa operator menyambut baik. Ada yang berharap biaya interkoneksi bisa turun signifikan. Bahkan ada penurunannya lebih besar, minimal 40 persen. Dengan demikian, tarif ritel dianggap akan lebih kompetitif.

Menkominfo Akan Turunkan Biaya Interkoneksi Seluler | Ari Purwanti | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya