Robot Ancam Lapangan Kerja Manusia

Share:

diposkan-robot

Diposkan.com – Robot semakin menjadi ancaman bagi manusia, dalam hal ini adalah soal lapangan kerja. Kecemasan itu mengemuka dalam konferensi tahunan World Economic Forum (WEF) yang sedang berlangsung di Davos, Swiss.

Para pemimpin bisnis yang berkumpul di sana menilai teknologi memang membuat semua hal jadi produktif. Sementara dampak buruk yang diberikannya pada lapangan kerja perlu disikapi dengan lebih serius. Teknologi robotika, mobil otomatis, kecerdasan buatan sampai printer 3D bisa mengancam banyak pekerjaan, dari pengemudi taksi sampai karyawan di bidang kesehatan. Apalagi perusahaan mulai masif menerapkannya, seperti Adidas yang ingin memakai printer 3D untuk membuat berbagai model sepatu.

“Pekerjaan akan hilang, berkembang dan revolusi ini tidak memandang usia, tidak memandang kelas dan akan berdampak pada semua orang,” sebut CEO Hewlett Packard, Meg Whitman yang dilansir dari detik.com.

Jadi, meskipun misalnya suporter Donald Trump maupun British Exit berharap kebijakan baru akan menambah lapangan pekerjaan, kenyataannya tidak segampang itu. Begitu juga dikatakan Mark Weinberger, Chairman dari biro konsultasi EY, teknologi adalah masalah besar meski banyak tidak mengakui itu.

Baca Juga:   Menteri Susi Ingatkan Nelayan Tak Tangkap Benur

Dalam satu dekade ke belakang, dikatakan kalau lebih banyak pekerjaan hilang karena faktor teknologi ketimbang alasan lain. Jadi, dibandingkan dengan memperketat imigrasi untuk melindungi tenaga kerja lokal, menangani dampak teknologi yang ‘mencuri’ pekerjaan adalah tidak mudah.

Biro riset Forrester memprediksi bahwa pada tahun 2019, seperempat dari semua pekerjaan akan digantikan oleh software, robot servis dan semacamnya. Tidak hanya menimpa pekerjaan di kalangan bawah, juga para profesional.

Robot Ancam Lapangan Kerja Manusia | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya