Menkeu: 2000 Perusahaan Asing Tak Bayar Pajak Selama 10 Tahun

Share:

kerugian-pajak

Diposkan.com – Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai adanya 2.000 perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang tidak membayar pajak selama kurang lebh 10 tahun dengan alasan perusahaan mengalami kerugian.

Bambang mengatakan, seharusnya sejumlah perusahaan tersebut rata-rata membayar pajak sedikitnya sejumlah Rp 25 miliar setahun. Sehingga negara kehilangan hampir Rp 500 triliun dalam waktu 10 tahun dari PMA bermasalah tersebut.

Menkeu menegaskan sejumlah masalah pada perusahaan itu akan menjadi upaya perbaikan terhadap penggelapan pajak yang terjadi di Indonesia. Bukan hanya itu, Bambang juga melaporkan masih adanya ketidakpatuhan warga yang memiliki lebih dari satu sumber pendapatan dalam membayar pajak.

Baca Juga:   OJK Ralat Informasi Perbankan Singapura Laporkan WNI

“Dari lima juta wajib pajak itu hanya 900 ribu yang benar-benar membayar dan sumbangannya juga cuma hampir Rp 9 triliun,” kata Menkeu seperti yang dilansir dari republika.co.id. Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melacak data transaksi sebagai bukti bagi wajib pajak.

Kepala PPATK Muhammad Yusuf akan berkomitmen untuk membantu Ditjen Pajak melalui data yang dimiliki. PPATK setiap harinya menerima data minimal 150 ribu laporan yang semuanya berkaitan dengan uang. Sehingga dengan berkerjasama dengan pajak, ia meyakini akan menemukan cara tertentu untuk mengoptimalkan penerimaan pajak bagi pembangunan bangsa.

Menkeu: 2000 Perusahaan Asing Tak Bayar Pajak Selama 10 Tahun | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya