Baku Tembak Saat Penangkapan Ilegal Fishing Di Perairan Natuna

Share:

010507200_1414380081-Susi-Pudjiastuti-20141027-Johan

Diposkan.com – Sejak presiden Joko Widodo menjadikan Indonesia menjadi poros maritim dunia, banyak kebijakan yang mengenai hukum laut ataupun penegakan terhadap maritim lebih diperketat. Salah satu tindakan kongkrit yang sudah dilakukan pemerintah, melalui kementerian kelautan adalah menggalakan patroli di semua perairan Indonesia untuk memberantas illegal fishing di wilayah hukum Indonesia.

Kemarin, terjadi penangkapan terhadap illegal fishing yang berbeda dari yang lainnya, karena kemarin Satgas 115 bersama kementerian kelautan mendapatkan tindakan represif dari pihak  KM KWAY FEY 10078 yang akan mengamankan tersebut. Baku tembak antara Satgas 115 dengan kapal penjaga pantai (coast guard) China terjadi di perairan natuna.

Hal tersebut memantik kemarahan dari Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, selanjutnya Susi akan memanggil dubes Tiongkok mengenai kasus ini. Seharusnya Tiongkok juga harus menghargai kedaulatan Indonesia.

Baca Juga:   RJ Lino Akan Diperiksa KPK Sebagai Tersangka

“Kita akan panggil Dubes Tiongkok besok untuk membahas soal ini. Karena dalam proses penangkapan kapal itu ada aksi baku tembak. Kita akan jelaskan bahwa ini kita lakukan untuk menjaga kedaulatan. Kita hormati Tiongkok tapi kita juga harus jaga kedaulatan,” Tambahnya.

Dari laporan yang didapatkan oleh Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti pihaknya bisa mengamankan 8 ABK yang ada di kapal tersebut.

“Dari laporan yang kami terima, tiga anggota KP Hiu 11 ini sempat melompat ke KM KWAY FEY 10078, ini aksi yang heroik karena kapal mereka sangat kecil di tengah wilayah dispute yang luasnya 83.0000 kilometer persegi,” Ujar Susi saat melakukan konferensi pers di kediamannya.

Baku Tembak Saat Penangkapan Ilegal Fishing Di Perairan Natuna | Hendry Setio Prakoso | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya