Minyak Dunia Anjlok, Pemerintah Belum Turunkan Harga BBM

Share:

bbm_subsidi

Diposkan.com – Meski harga minyak anjlok di bawah US$ 40/barel. Pemerintah belum akan mengeluarka kebijakan penurunan harga BBM. Dirjen Migas Kementerian ESDM, Wiratmaja Puja, menjelaskan, pemerintah berkomitmen pada kebijakan penetapan harga BBM setiap 3 bulan.

Harga BBM belum berubah karena baru ditetapkan perubahan awal Januari lalu dan masih berlaku sampai Maret, baru akan ditetapkan lagi pada April. Penurunan harga BBM saat ini juga baru akan mempengaruhi harga di April-Juni.

“Harga BBM ini ada priodenya dan ditetapkan pemerintah, bukan harga pasar. Yang kita jual Januari-Maret adalah rata-rata 3 bulan sebelumnya. Kalau harga BBM sekarang lagi turun, ini rata-rata di 3 bulan sebelumnya. Tentu ada positifnya, kita harus konsisten,” papar Wirat, dalam jumpa pers di Gedung Migas, Jakarta, Senin (22/2) seperti yang dilansir oleh detik.com.

Wirat menambahkan, pemerintah juga tak mau buru-buru menurunkan harga BBM, karena efek jangka panjangnya justru merugikan masyarakat. Terlebih lagi setiap kali harga BBM naik, harga barang-barang melonjak. Namun ketika harga BBM turun, harga barang-barang tidak mengalami penurunan. Jika harga BBM sekarang diturunkan, dan suatu saat harus naik lagi, masyarakat harus menanggung harga barang-barang yang lebih mahal dari seharusnya.

Baca Juga:   Tax Amnesty Tambah Devisa Negara, Rupiah Kian Menguat

Kebijakan ini diambil juga untuk menjaga stabilitas perekonomian, memberikan kepastian pada dunia usaha. Sehingga pertumbuhan ekonomi di Indonesia tetap stabil yang akan menjaga kepastian dan kesejukan dunia usaha dengan membuat harga BBM tak seperti roller coaster.

Meski Singapura dan Malaysia telah menurunkan harga BBM, Wirat mengatakan, penetapan harga yang tidak serta merta mengikuti harga pasar ini, juga membuat harga BBM di Indonesia lebih stabil, tidak ikut turun saat harga di pasaran dunia anjlok, tapi juga tak langsung naik begitu harga minyak dunia meroket.

Wirat mengakui, saat ini Pertamina menikmati ‘kelebihan’ dari hasil penjualan BBM jenis Solar dan Premium. Tetapi ketika harga keekonomian Solar dan Premium melompat di atas harga yang ditetapkan pemerintah, Pertamina pun harus menanggung ‘kekurangannya’.

Minyak Dunia Anjlok, Pemerintah Belum Turunkan Harga BBM | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya