Sri Mulyani – Jonan Konsolidasi Hadapi Freeport

Share:

diposkan-freeport

Diposkan.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah berkonsolidasi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan terkait persoalan PT Freeport Indonesia. Hal ini dilakukan agar dapat menghadapi permasalahan perusahaan asal Amerika Serikat.

“Termasuk (bersama-sama) melihat penerimaan negara melalui KK (Kontrak Karya) yang diatur sebelumnya dan bagaimana itu diubah dalam bentuk sesuai izin dalam Undang-Undang Minerba,” ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Rabu (22/2) yang dilansir melalui Kompas.com.

Permasalahan menyangkut Freeport tidak berhenti pada perubahan status Kontrak Karya menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) saja. Namun, persoalan juga akan terkait ke penerimaan negara, bahkan belakangan mencuat ke sektor pajak.

Baca Juga:   Kemenhub Siapkan Rp 150 Miliar untuk Bangun Jembatan Udara

Sri Mulyani mengatakan, pemerintah tetap akan berpegang pada Undang-Undang Minerba. Ia juga menegaskan, semua investor yang berinvestasi di Indonesia harus mematuhi aturan dan undang-undang yang ada. Hal ini dilakukan agar semua masyarakat memahami aturan berinvestasi di Indonesia.

Sebelumnya, CEO Freeport McMoran Inc, Richard Adkerson, berencana menempuh arbitrase bila tidak ada kata sepakat dengan Pemerintah Indonesia. Dirinya menilai pemerintah dianggap berlaku sepihak dalam menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017.

Aturan tersebut berisi kewajiban bagi perusahaan tambang pemegang KK untuk mengubah status kontraknya menjadi IUPK. Tanpa itu, pemegang KK tidak diperbolehkan mengekspor konsentrat

Sri Mulyani – Jonan Konsolidasi Hadapi Freeport | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya