OJK Terus Tingkatkan Bantuan Kredit untuk Petani

Share:

DIPOSKAN-OJK

Diposkan.com -Otoritas Jasa Keuangan terus berusaha meningkatkan akses pembiayaan keuangan di sektor pertanian dengan meluncurkan program Akselerasi Keuangan Sinergi dan Inklusi  Pangan. Program Aksi Pangan rencananya akan resmi diluncurkan dalam waktu dekat di Payakumbuh, Sumatera Barat

Deputi Komisioner Manajemen Strategis IB OJK, Slamet Edy Purnomo mengatakan, dengan adanya program ini diharapkan meningkatkan pembiayaan atau kredit kepada petani. Selain itu, diharapkan akses petani ke jasa keuangan bisa jadi lebih luas.

“Program ini dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan pekerjaan, mensejahterakan petani dan menambah produktivitas pertani,” kata Slamet dalam focus group discussion di Bandung, akhir pekan ini yang dilansir melalui viva.co.id.

Slamet memaparkan hingga saat ini jumlah penyaluran kredit di sektor pertanian masih sangat kecil hanya sekitar 15 persen atau Rp 638,4 triliun dari total kredit perbankan sebesar Rp 4.285 triliun hingga November 2016. Meski demikian, penyaluran kredit bank menunjukkan peningkatan sebesar 5,59 persen.

Baca Juga:   Sri Mulyani: APBN 2016 Sudah Terserap Hingga 93 Persen

Kepala Biro Perencanaan Kementerian Pertanian, Kasdi Subagyono mengakui akses pembiayaan pada petani masih terbatas. Hal ini dikarenakan sejumlah perbankan nasional masih selektif dalam memberikan kredit kepada petani terutama dalam hal agunan untuk mendapatkan kredit.

Selain itu jenis usaha pertanian dan kemampuan petani untuk membayar utang pun menjadi pertimbangan.  “Bank memikirkan apakah usaha petani ini visible dan bankable,” ujarnya.

OJK Terus Tingkatkan Bantuan Kredit untuk Petani | Fisika Fikri | 4.5

Kirim Komentar

Berita Lainnya